Beberapa Titik Wilayah di Gunungkidul Masih Alami Minim Operator Seluler

Wonosari, Suaragunungkidul.com – Beberapa wilayah di Gunungkidul masuk dalam kategori area semi blank spot atau daerah yang sulit terjangkau sinyal telekomunikasi. Hal ini mengakibatkan warga kesulitan mengakses jaringan telekomunikasi.

Menurut data terbaru Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul bulan Agustus 2018, wilayah yang masuk kategori semi blank spot diantaranya beberapa dusun di Desa Tegalrejo, Watugajah, Sampang, Serut dan Petir yang berada di Kecamatan Gedangsari;

Kemudian beberapa dusun di Desa Pucanganom dan Botodayaan Kecamatan Rongkop; Sementara itu dusun di Desa Songbanyu Kecamatan Girisubo; Desa Sumberwungu, Desa Giripanggung, dan Sawahan Kecamatan Tepus; serta Desa Karangasem dan Kenteng Kecamatan Ponjong.

“Beberapa dusun memang mengalami kesulitan, tapi tidak yang benar benar nggak ada, hanya saja masih minim operator seluler ” kata petugas yang enggan disebutkan namanya.

Dia menjelaskan terdapat 179 tower seluler yang menyediakan jaringan 2g, 3g, dan 4g. Untuk jaringan 4g sudah sampai ke kecamatan. Sedangkan beberapa desa rata-rata hanya mengalami keterbatasan variasi operator, “Biasanya kalau kita geser pada area yang lebih tinggi, sinyal muncul. Saran kita pilihlah operator sinyal yang paling kuat.” jelasnya, Jumat (28/09).
Diantara 18 kecamatan, beberapa wilayah tersebut masih kesulitan sehingga memerlukan bantuan dari pusat.

Dikatakannya, jika pemkab bisa mengajak kerjasama provider penyedia jasa telekomunikasi, permasalahan ini bisa diatasi. Adanya Perda mengenai retribusi menara dan dengan data terkait daftar wilayah semi blankspot maupun blankspot bisa menjadi rujukan operator untuk membangun jaringan diwilayah yang diajukan.
(Nurul)