Menikmati Keindahan Pantai Gunungkidul Sambil Berwisata “Offroad”

Wonosari, Suaragunungkidul.com – Geliat pariwisata Kabupaten Gunungkidul mulai terasa sejak lima hingga enam tahun terakhir. Deretan pantai pasir putih yang alami nan menawan, mengundang wisatawan dari dalam dan luar Yogyakarta untuk datang ke sana.

Sebagai respons atas meningkatnya kunjungan wisata tersebut, saat ini beragam inovasi kreatif di bidang pariwisata dapat dijumpai di Gunungkidul. Inovasi itu dikelola oleh masyarakat setempat.

Salah satunya keberadaan offroad menggunakan mobil Jeep menyusuri hutan, mengunjungi kawasan pantai di pegunugan karst selatan Jawa tersebut. Keberadaan wisata offroad di sini baru dibuka kurang lebih tiga tahun silam, sejak 2015.

Bukan offroad namanya kalau lintasan yang digunakan semuanya beraspal mulus. Pengunjung akan dibawa membelah hutan jati, dengan jalan yang terdiri dari batu-batu cadas tak beraturan.

Menapaki jalur yang kadang menanjak, kadang juga menurun, adrenalin pengunjung pasti akan tertantang. Kompas.com pun sempat menikmati wisata offroad saat berkunjung ke Gunungkidul. Perjalanan itu dimulai dari sekitar Pantai Indrayanti menuju Pantai Timang dan Pantai Pok Tunggal.

Dimulai pada pukul 14.00, pukul 16.00 waktu kami habiskan untuk menjelajah dua pantai tersebut menggunakan kendaraan jenis jip.

Berdasarkan keterangan sopir yang membawa kami menjelajah, Gumari, offroad ini bermula dari komunitas hobi masyarakat setempat. Mereka gemar menantang nyali dengan membawa mobil beroda besar menaklukkan kawasan Gunungkidul yang terkenal berbatu dan naik-turun.

Salah satunya adalah komunitas offroad Carto Touring (CTT).Beranggotakan kurang lebih 20 orang penyuka kegiatan offroad, CTT saat ini melayani wisatawan yang ingin menjajal sensasi terguncang di atas jip saat menikmati keindahan Gunungkidul,

“Tadinya kami hobi saja, suka ikut lomba, komunitas penyuka offroad begitu, lah. Tapi sekarang melihat potensi wisata yang ada kami buka juga untuk umum,” kata Gumari sembari memegang kemudi mobilnya, Sabtu (29/9/2018) siang,

Pengunjung dapat menentukan sendiri titik penjemputan dan tujuan wisata yang ingin dikunjungi menggunakan mobil jip ini.Satu armada jip dapat ditumpangi oleh tiga-empat orang penumpang. Tarif sewa pun disesuaikan dengan tujuan yang dipilih, semakin jauh jarak tempuhnya, semakin tinggi pula tarif yang akan dikenakan.

“Kami ini berdasarkan kilometer jarak saja, kalau untuk waktu berkunjung tidak kami batasi, sepuasnya pokoknya,” ujar Gumari. Untuk anda yang ingin menjajal pengalamanoffroad di kawasan wisata Gunungkidul ini, cukup merogoh kocek mulai dari Rp 350.000. Tarif ini sekali lagi sesuai kondisi, tergantung tujuan mana yang ingin Anda datangi.

Di tengah perjalanan, pengunjung juga akan menjumpai banyak warga sekitar yang pergi mencari kayu bakar di hutan. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang berusia lanjut yang akan menggunakan kayu itu sebagai bahan bakar memasak di rumah.Bagi Anda yang berencana berwisata ke kawasan Gunung Kidul, pengalaman offroadini bisa juga Anda coba.

Agar perjalanan menjadi lebih nyaman, pastikan Anda menggunakan pakaian dan alat perlindungan diri yang nyaman. Masker, kacamata, pakaian tertutup, dan sebagainya.Hal itu untuk melindungi kulit dari panasnya cuma matahari yang menyengat.

sumber Kompas.com