Dianggap Melanggar Aturan Timses Nomor Urut 2 Dilaporkan.

Saptosari, Suaragunungkidul.com – Pilkades serentak Kabupaten Gunungkidul bakal di gelar 13 Oktober 2018 mendatang. Salah satu desa yang ikut menggelar Pilkades Serentak adalah Desa Monggol Kecamatan Saptosari,Menurut keterangan warga setempat kondisi desa tersebut mulai memanas.

Memanasnya gelaran pilkades di Monggol dapat dilihat dari aktifitas kedua timses dari masing – masing calon dengan mengkampanyekan jagoan masing – masing. Kampanye yang dilakukan justru berujung pelaporan yang dilakukan oleh timses nomor urut 2 atas pelanggaran yang dilakukan oleh calon nomor urut 1.

“Dari informasi timses nomor 1 bahwa timses nomor 2 telah melakukan pelanggaran dengan memblok calon nomor urut 1 dan memasang alat peraga di tempat ibadah, masjid tepatnya,dengan memblok gambar calon kami itu menurut kami sebuah pelecehan, ” ujar Purnomo koordinator timses nomor urut 1.

Perlu diketahui bahwa calon pilkades Desa Monggol diikuti 2 orang yaitu Suprabawa dan Lasio kedua orang tersebut periode sebelumnya juga telah bersaing untuk memimpin Desa monggol dan saat ini kembali bersaing untuk memperebutkan orang nomor satu di Desa Monggol Kecamatan Saptosari.

Purnomo menambahkan, dirinya dan timses nomor urut 1 khawatir bila terjadi hal – hal yang tidak diinginkan antar timses dan pendukung dilapangan.

“Kami khawatir aja bila nanti terjadi bentrokan antar pendukung dan timses dilapangan, ” tutupnya.

Sementara Ketua Panitia Pilkades Monggol Wakir membenarkan laporan itu dan sudah ditindaklanjuti oleh panitia dengan dengan mencopot alat peraga yang tidak sesuai prnempatanya.

“Betul ada laporan dari timses nomor urut 1 dan sudah kami tindak lanjuti dengan mencopot alat peraga yang tidak sesuai penempatanya, untuk gambar yang diblok hitam itu biasa dalam kampanye, ” pungkasnya.(red)