Perselingkuhan Pemicu Perceraian Tinggi di Gunungkidul

Wonosari, suaragunungkidul.com– Gunungkidul merupakan kabupaten dengan tingkat perceraian tertinggi di Provinsi Yogyakarta, hal tersebut bisa dilihat dengan banyaknya laporan pengajuan yang masuk di Pengadilan Agama Wonosari setiap bulanya, contoh untuk tahun 2018 sampai bulan September saja tercatat ada 1000 pengjauan perceraian, berdasarkan laporan di Pengadilan Agama Wonosari alasan yang di ajukan rata – rata karebn ada pihak ke tiga ( Perselingkuhan ) dan faktor Ekonomi.

Saat dimintai keterangannya pihak Pengadilan Agama Wonosari melalui Humas Pengadilan Agama Wonosari Drs. H. Barwanto, S.H., M.H.membenarkan mengenai peningkatan perceraian di Gunungkidul namun ia mengatakan dengan nilai pengajuan sedemikian masih setara dengan kabupaten-kabupaten lainnya di DIY. Jadi dengan isu Gunungkidul merupakan kabupaten dengan tingkat perceraian tertinggi di DIY tidak benar.

” Ya memang tingkat perceraian di kabupaten Gunungkidul tinggi akan tetapi bila dikatakan tertinggi tidak juga, karena kabupaten lain pun masih setara dengan kabupaten Gunungkidul,” jelasnya.

Dengan tingkat perceraian tinggi di kabupaten Gunungkidul pihak Pengadilan Agama Wonosari  juga sudah secara maksimal berupaya untuk menanggulanginya dengan sering mengadakan penyuluhan hukum bekerjasama dengan Pemda dan Pemkab Gunungkidul seperti ditambahkan Barwanto saat di temui Suaragunungkidul.com di ruangkerjanya 08/10/2018.

” Untuk menanggulangi hal tersebut kita selalu mengadakan penyuluhan hukum dengan menggandeng Pemda dan pemkab,dengan memberikan penyuluhan mengelola konflik keluarga diharapkan masyarakat bisa berfikir lebih jauh dan tidak sampai ditingkat perceraian,” pungkasnya. ( Uswatun )