Panen Bawang Merah Di Tengah Musim Kemarau

Playen, Suaragunungkidul.com – Musim kemarau identik denga kekurangan air dan masyarakat Gunungkidul kesulitan dangan hasil panen, namun berbeda dengan sekelompok petani warga playen di saat yang lain kesulitan panen karena musim kemarau mereka malah panen besar bawang merah dan cabai.

Kelompok petani yang saat ini sedang merasakan kebahagiaan karena musim kemarau biasa susah menanam sayuran dan lain – lain ini malah berbeda para petani tersebut memanen hasil pertanian yang sangat di tunggu oleh mereka yaitu warga Playen, Kecamatan Playen Gunungkidul.

Pembina kelompok tani yang ditugaskan menjadi petugas pertanian saat di mintai keterangan terkait panen raya bawang merah di Desa Playen, Puji menjelaskan bila usaha tersebut di dukung penuh oleh pemerintah daerah selain dengan menyediakan Sumur pompa, Pemerintah juga menyuplai tangki air untuk memenuhi kebutuhan air mereka.

” Kita sangat mendukung kegiatan petani bawang merah di Playen dengan menyediakan Sumur Pompa dan Menyuplai tangki air untuk kebutuhan air bagi para petani tersebut, ” jelasnya

Kelompok tani warga desa Playen menanam bawang merah tidaklah luas karena memang lahan milik kelompok tersebut terbatas, namun karena semangat kebersamaansehingga hasil yang dirasakan sangat luar biasa selain bawang merah, mereka juga panen cabe dan sayuran lain.

Kendala air bersih yang di alami masyarakat Gunungkidul seharusnya tidak menjadi kendala petani, terbukti di musim kemarau seperti ini warga Playen masih bisa panen, seperti di tambahkan Puji saat di temui di lokasi panen bawang merah, ” Seharusnya masyarakat Gunungkidul tidak menjadikan susah air menjadi kendala, namun harus tetap semangat untuk menanam sayuran kendala air bisa di sampaikan ke pemerintah agar di bantu air bersih,” tutupnya. (wawan)