Hak Dasar Disabilitas Psikososial Tidak Boleh Diabaikan

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Pusat Rehabilitasi Yakkum (PRY)  dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, melaksanakan Seminar Nasional Hari Kesehatan Mental Sedunia Momen Strategis Bangun Kesadaran, bertempat di Bangsal Sewoko Projo Kabupaten Gunungkidul  dengan tema “Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam mewujudkan kemandirian orang dengan disabilitas Psikososial” Rabu 10/10/18.

Acara tersebut dibuka Bupati Gunungkidul yang diwakili Kepala Dinas Sosial  Dra.Siwi Iriyanti,M.Si . Dalam sambutanya antara lain menyampaikan “Penyandang disabilitas psikososial sejatinya adalah warga masyarakat yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan anggota masyarakat lainnya. Namun demikian, kondisi psikososialnya belum memungkinkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial secara wajar. Untuk itu butuh dukungan semua pihak dalam penanganan penyandang disabilitas psikososial, yaitu pembelajaran bagi masyarakat dan seluruh unsur terkait termasuk LSM, agar mampu memahami dan menerima kondisi penyandang disabilitas psikososial secara proporsional” jelasnya.

Seminar  tersebut menghadirkan narasumber dari tokoh penggiat hak disabilitas psikososial Yossa Nainggolan, dr. Ida Rahmawati,M.Sc.Sp.Kj dari RSUD Wonosari, Dinas Kesehatan DIY, serta Umi Mahmudah salah seorang penyandang disabilitas psikososial,  dan moderator Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Priyanta Madya,S.SKm,M.Kes dengan jumlah peserta 250 orang dari Kabupaten Gunungkidul, Sleman dan Kulonprogo. (Red/tim_IKP)

Open this in UX Builder to add and edit content