DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Akan Turunkan Relawan Atasi Mogok GTT dan PTT

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Prihatin dengan kondisi pendidikan Gunungkidul terhadap sikap yang akan dilakukan oleh Guru Tidak Tetap ( GTT ) dan Pegawai Tidak Tetap ( PTT ) beberapa waktu lalu yang bakal mogok mengajar menuai keprihatinan dari berbagai pihak salah satunya datang dari ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) PDI Perjuangan Gunungkidul Endah Subekti Kuntari Ningsih, SE.

Langkah spontan yang bakal di lakukan untuk menanggulangi keluhan orang tua wali murid atas tindakan mogok mengajar yang akan dilakukan oleh GTT dam PTT terkait dengan tuntutanya agar di penuhi oleh pemerintah adalah dengan menurunkan relawan pemuda Gunungkidul menggantikan para GTT yang mogok selama 15 hari kedepan.

” Ini adalah langkah spontan dari kawan – kawan relawan pemuda kabupaten Gunungkidul merespon kecemasan orang tua atau wali murid atas rencana mogok mengajar yang bakal dilakukan oleh GTT,kami melebur jadi satu wadah dan siap bersama – sama menyikapi keadaan yang terjafi di sekolah – sekolah nanti,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul juga mendoakan kepada para GTT dan PTT yang berjuang untuk mendapatkan hak – haknya bisa berjalan baik dan berguna bagi semua pihak, yakni terbaik bagi GTT dan PTT juga terbaik bagi masyarakat, PDI Perjuangan bakal menyiapkan relawan yang potensial untuk membantu sekolah – sekolah baik dari kader maupun simpatisan PDI Perjuangan yang pernah memiliki pengalaman mengajar untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah yang ditinggal mogok mengajar oleh guru atau wali kelasnya.

Sementara Koordinator relawan Juang pemuda untuk pendidikan FX Endro Tri  Guntoro saat di mintai pendapat atas respon yang dilakukan oleh GTT dan PTT mengatakan bila PDI Perjuangan tidak anti terhadap aksi – aksi demo dan pemogokan untuk itu dirinya bersama pemuda PDI Perjuangan mencari langkah dengan menggalang relawan sebagai bentuk sikap tegas mendukung pendidikan Gunungkidul yang harus tetap dipertahankan.

” Ini adalah antisipasi bersama agar semuanya bisa berjalan baik, aksi mogok juga penting untuk perjuangan teman – teman tenaga honorer juga menjamin jalanya belajar mengajar bagi siswa,” pungkasnya.

Langkah – langkah yang dilakukan oleh DPC PDI Perjuangan Gunungkidul bisa menjadi contoh semua pihak untuk mengantisipasi fakumnya kegiatan belajar mengajar di sekolah. (wawan)