Gelar Potensi Rintisan Desa Budaya Se-Kabupaten Gunungkidul Berlangsung Meriah

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Pembukaan Gelar Rintisan Desa Budaya se-Kabupaten Gunungkidul Rabu (17/10) mendapat perhatian masyarakat dengan berbondong-bondong hadir di Alun-alun Pemda Wonosari. Pembukan Gelar Rintisan Desa Budaya tersebut dibuka Bupati Gunungkidul yang di Wakili Wabub DR.Drs, H. Immawan Wahyudi, MH.

Gelar Potensi Rintisan Desa Budaya Se-Kabupaten Gunungkidul Berlangsung Meriah
Gelar Potensi Rintisan Desa Budaya Se-Kabupaten Gunungkidul Berlangsung Meriah

Bupati Gunungkidul Hj. Badingah,S.Sos dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wabub Immawan Wahyudi antara lain mengatakan, Predikat Yogyakarta Istimewa membawa konsekuensi bahwa seluruh warga masyarakat DIY mampu menampakan identitas keistimewaan khususnya dalam bidang pengembangan seni dan budaya. Oleh karena itu Gelar Potensi Rintisan Desa Budaya ini merupakan kesempatan yang baik untuk melangkah lebih jauh dalam mewujudkan dirinya sebagai Desa Budaya yang berkembang dan lestari.

Oleh karenanya Bupati berharap kepada ke -14 Rintisan Desa Budaya yang terlibat gelar potensi ini untuk memanfaatkan momentum ini dengan menampilkan semua karya atau produk budaya sebagai bagian dalam pengembangan potensi budaya lokal desa yang ada.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Drs. Agus Kamtono, MM dalam laporanya menjelaskan, bahwa tujuan diselenggarakan Gelar Potensi Rintisan Desa Budaya ini antara lain melestarikan dan mengembangkan berbagai Potensi Budaya yang dimiliki Desa Rintisan Desa Budaya.

Selain itu juga bertujuan memberikan ruang dan waktu bagi Rintisan Desa Budaya untuk mengaktualisasikan hasil karya dan kreatifitasnya. “Dan yang lebih penting lagi memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus untuk meningkatkan solidaritas, memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa”. Kata Agus kamtono.

Sedangkan materi yang digelar selama 4 hari mulai sejak 17 Oktober 2018 sampai dengan 20 Oktober 2018 natara lain : Pergelaran seni dan permainan tradisional, Pergelaran adat dan tradisi, Implementasi dan penggunaan Bahasa dan Aksara Jawa, Pameran Kerajinan, Kuliner dan pengobatan tradisional, Eksisitensi dan Struktur Bangunan tradisional.

Ditambahkan 14 Rintisan Desa Budaya di Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018 meliputi: Desa Girimulyo Kec.Panggang, Desa Kepek Kecamatan Saptosari, Desa Karangduwet Kecamatan Paliyan, Desa Logandeng Kecamatan Playen, Desa Ngleri Kec.Playen, Desa Nglanggeran Kec.Patuk, Desa Kedungpoh Kec.Nglipar, Desa Pundungsari Kec.Semin, Desa Petir Kec. Rongkop, Desa Nglindur Kec.Girisubo, Desa Sumberwungu Kec.Tepus, Desa Kemiri Kec.Tanjungsari, Desa Ngeposari Kec.Semanu, Desa Wonosari Kec.Wonosari.

Pembukaan Gelar Rintisan Desa Budaya ini dimeriahkan penampilan Jathil Kolosan dari Sanggar Nawangsih Kedongpoh Nglipar dengan Ceritera Patine Ario Penangsang serta group seni lainya dari Gunungkidul. *tim_IKP

Sumber : Humas Pemda GK