Kritikan Keras Slamet, SPd, MM, Terhadap Sekolah,” Jaman Gini Ijazah di Tahan, Apa Kata Dunia “.

Wonosari, Suaragunungkidul.com – Anggota DPRD Provinsi Yogyakarta dari Fraksi Golkar mengkritik keras atas kebijakan kepala sekolah yang menahan Ijazah anak didiknya karena belum melunasi tanggungan terhadap sekolah, atas tindakan sekolah tersebut Slamet menyampaikan alasanya mengapa sekolah dilarang menahan Ijazah anak hanya karena belum melunasi tanggungan terhadap sekolah.

Saat merilis surat ke redaksi Suaragunungkidul.com Slamet menyampaikan beberapa peraturan terkait alasanya agar sekolah tidak melakukan hal itu diantaranya :

1. Pengadaan seragam siswa oleh sekolah. Padahal Pemerintah telah melarangnya dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (“Permendikbud 45/2014”).

2. Sumbangan Pembangunan Sekolah, dengan dalih peningkatan mutu sekolah maka melalui legesi komite sekolah sering mengumpulkan uang sumbangan sukarela. Hal ini pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Mendikbud Nomor 75 Tahun 2015

” Yang dilarang tapi digemari Kepala Sekolah. Sehingga berujung pada penahan ijazah, pada hal aturanya jelas,” paparnya.

Hal tersebut diriliss dalam rangka memberi pengetahuan sekolah dan masyarakat agar kejadian serupa tidak yang lain, kejadian ini cukuplah dialami salah satu pelajar SMKN di Nglipar tidak terjadi diwilayah lain di Gunungkidul tambah Slamet,SPd,MM.

” Ini untuk pencerahan masyarakat dan kepala sekolah bahwa kejadian tersebut jangan terjadi lagi di wilayah lain di Gunungkidul,” pungkasnya. (wawan)

Open this in UX Builder to add and edit content