Sutarmi Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon Mangga Setinggi 3 Meter.

Ngawen, Suaragunungkidul.com – Sepertinya enggan beralih dari Gunungkidul gantung diri kembali terjadi di kecamatan Ngawen tepatnya Pedukuhan Tobong RT.05 RW 08 Desa Sambirejo seorang wanita bernama Sutarmi yang masih relative muda karena baru berusia 48 tahun di temukan meninggal sekitar pukul 5.00 wib 31/10/2018 dengan seutas tali di bawah pohon mangga oleh Fitri tetangga pelaku.

Tak tampak ada gejala atau isyarat apapun dari pelaku karena sehari sebelumnya yang bersangkutan masih mbantu suaminya memasang atap seng sampai sore dan malamnya pun istirahat seperti biasa tanpa berbicara dan mengeluh apapun hal tersebut diungkapkan oleh Fitri tetangga pelaku.
” Sebelumnya tak ada tanda atau isyarat apa – apa, soalnya sejak pagi sampai sore membantu bapak memasang seng, dan malamnya juga istirahat bersama bapak seperti biasa ” ujarnya.
Kejadian terlihat pertama kali oleh Fitri saat saksi akan mandi seperti biasa,namun alangkah terkejutnya saksi saat melihat ada sesosok orang tergantung diatas pohon di belakang rumahnya,melihat kejadian tersebut secara histeris fitri teriak dan datanglah saksi 2 kemudian memanggil tetangga lain lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngawen.
Mendapat laporan adanya orang gantung diri polsek ngawen bergegas menuju TKP namun terlebih dahulu menghubungi Puskesmas 2 Ngawen untuk bersama – sama menuju Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) sampai di lokasi petugas langsung menurunkan lalu dibawa masuk ke rumah untuk melakukan pemeriksaan fisik, dari hasil pemeriksaan petugas medis tidak ada kejanggalan dan murni bunuh diri karena tanda yang di dapat leher bekas jeratan,lidah menjulur tergigit,mengeluarkan cairan darah,pergelangan tangan kiri lecet di duga gesekan dengan pohon mangga.
Kapolsek Ngawen AKP. Kasiwon saat dikonfirmasi di Mapolres Gunungkidul saat mengikuti upacara peringatan sumpah pemuda membenarkan kejadian tersebut,” Ya benar mas, namun sudah selesai dan di serahkan pihak keluarga karena hasil pemeriksaan medis pelaku meninggal karena murni bunuh diri,” jelasnya.
Saat ini pelaku gantung diri sudah di terima keluarga dengan ikhlas dan di makamkan sesuai agama dan kepercayaan, karena pihak keluarga tau bahwa yang bersangkutan memang sudah 3 tahun memiliki riwayat penyakit yang tudak kunjung sembuh sehingga keluarga berasumsi meninggal karena depresi  akibat saki menahun yang tak kunjung sembuh.(wawan)