Bupati Menandatangani Kesepakatan Bersama Balitbang Kesehatan Kemenkes R.I dan Pemkab Gunungkidul.

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I melakukan  penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tentang Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Bangsal Sewokoprojo, (31/08). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala Balitbang Kemenkes dr. Siswanto, MHP, DTM selakmewakili Kemenkes RI dan Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos. Hadir pula pada acara tersebut Kepala Bagian Sekretariat Balitbangkes Kementrian Kesehatan dr. Jehezkiel Panjaitan, dan Kepala Balitbang Kesehatan Banjarnegara, Jastal, SKM, M.Si.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, Arif Aldian. SIP, M.Si menyampaikan bahwa kesepakatan bersama ini dilaksanakan bertujuan mengembangkan jejaring penelitian dan pengembangan kesehatan secara nasional dalam rangka memperbaiki upaya kesehatan dan status kesehatan masyarakat.

Dikatakan lingkup kerja sama ini diantaranya mengenai  penelitian dan pengembangan kesehatan, pengembangan model intervensi pengendalian masalah kesehatan secara terpadu, pengembangan inovasi teknologi kesehatan. Data dari hasil penelitian dan pengembangan kesehatan tersebut dapat dapat digunakan sebagai dasar untuk merumuskan kebijakan pembangunan kesehatan.

Dijelaskan kesepatakan bersama merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, dalam mewujudkan masyarakat Gunungkidul yang berdaya saing dan sejahtera.

Awal dari pelaksanaan kesepakatan bersama ini secara teknis  ditindak lanjuti dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat Dr. dr. Vivi Setiawaty, M.Biomed. dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dr. Dewi Irawaty, M.Kes, tentang penguatan Surveilans Leptospirosis melalui penelitian dan pengembangan kesehatan. Tujuan kerjasama tersebut dalam rangka pengendalian leptospirosis di kabupaten Gunungkidul.

Selain acara penandatanganan kerjasama juga dilaksanakan sosialisasi One HealthKabupaten Gunungkidul, yang juga menjadi bagian dari pencapaian yang akan diupayakan dari kesepakatan bersama tersebut. Konsep One Health merupakan suatu konsep pendekatan yang bertujuan merangkul keseluruhan usaha dari multi sektor disipliner untuk mencapai status kesehatan terbaik untuk manusia, hewan dan lingkungan di Kabupaten Gunungkidul. Dengan nara sumber Prof. Dr.drh. Wayan Tunas Artama dari One Health Collaborating Center UGM.(red/tim_IKP)