Kades dan Peserta Pengisian perangkat Desa Jepitu Menepis Isu Jual Beli Jabatan.

Girisobo,Suaragunungkidul.com – Pengisian perangkat Desa Jepitu sempat memanas lantaran ada isu jual beli jabatan yang dihembuskan oleh peserta yang hasil nilai testnya rendah dan tidak lolos untuk mengisi jabatan kosong sebagai perangkat Desa Jepitu.
Dua lowongan perangkat Desa Jepitu yang harus di isi adalah Sekretaris desa ( Sekdes ) dan Dukuh Karang Lor, dari peserta yang terdaftar di panitia pengisian perangkat Desa Jepitu berjumlah 9 orang calon Sekdes dan 4 orang calon Dukuh semua peserta berasal dari daerah setempat dalam penilaian akhir berhasil mendapat nilai tertinggi Zanuri Rahman sebagai Sekdes dan Ista Rohwati sebagai Dukuh Karang Lor.
Setelah diketahui hasil nilai dari masing – masing peserta dan menempatkan dua orang berhasil mendapat nilai tertinggi beredar isu tak sedap sehingga pengisian sempat memanas namun saat di klarifikasi Wartawan salah satu peserta Dukuh Karang Lor yang tidak lolos Riyantini melalui suaminya Urip menjelaskan bahwa isu itu tidak benar kita semua mengakui bahwa nilai kami memang rendah.
” Ga ada itu mas, pengisian perangkat Desa Jepitu baik dan lancar tidak ada apa – apa dan kami menerima proses yang berjalan karena memang nilai kami rendah, dan saya ucapkan selamat kepada saudara dan saudari yang terpilih,” terangnya.
Gelaran seleksi perangkat Desa Jepitu secara umum berjalan lancar tanpa kendala berarti karena masing – masing peserta memahami secara benar aturan yang di sampaikan panitia dari saat dimulainya pendaftaran sampai berakhirnya test pengisian perangkat desa yang berhasil menempatkan Zanuri Rahman dan Ista Rohwati sebagai peserta yang nilai ujian dan praktik Komputer tertinggi.
Kades Jepitu Sarwono saat di mintai keterangan terkait isu yang beredar di masyarakat terkait pengisian perangkat yang sempat memanas secara terbuka Sarwono menjelaskan kepada wartawan untuk tanya langsung ke peserta kalau kami merasa tak ada masalah,” Silakan tanya kepada peserta sejak awal sampai akhir kita lalui sesuai prosedur dan aturan yang ada, sehingga kami merasa ga ada masalah,” tutupnya.(wawan)