Rumah Makan Nakal Merugikan Pengunjung dan Pariwisata Gunungkidul, Dinas Harus Bertindak.

Wonosari, Suaragunungkidul.com – Kembali pariwisata Gunungkidul kena getahnya akibat masih adanya Rumah Makan Besar di kota Wonosari ataupun di pesisir pantai laut selatan yang berprilaku kurang pantas terhadap pengunjung, hal itu diakui oleh pengunjung yang pernah mampir di Rumah Makan ternama di Kota Wonosari maupun di pesisir pantai selatan.

Melalui akun Facebook yang bernama Dahlia Anastasia dirinya mengeluhkan bahwa saat dirinya makan bersama keluarga di dua tempat berbeda yang satu di kota Wonosari dan satunya lagi berada di pesisir pantai selatan Dahlia menuliskan bila ketika awal dirinya dan keluarga makan harga yang di pesan untuk ikan bakar setengah kilo gram adalah 30.000 sudah termasuk nasi 2 porsi dan lalapan namun saat mau membayar mereka harus mengeluarkan uang 80.000.
” Saya waktu hari lebaran ke 4 makan di sana pak, ikan bakar setengah kilo 30.000,- plus nasi 2 porsi sudah termasuk lalapan, tapi begitu mau bayar 80.000,- saat di tanya bla..bla..bla..tidak di kasih penjelasan, jawabnya ya harganya memang segitu bu,” tulis akun Dahlia Anastasia.
Dari pengalaman pengunjung patiwisata Gunungkidul dapat diartikan bahwa pemilik Rumah Makan di Gunungkidul masih belum sepenuhnya memahami akan pelayanan terhadap konsumen terbukti semakin majunya Pariwisata Gunungkidul para pemilik Rumah Makan masih saja ada yang nakal.
Selain kejadian diatas Dahlia Anastasia juga menceritakan kembali pengalaman yang dialaminya di kota Wonosari saat dirinya bersama keluarga makan di RM. Lombok Ijo wilayah kota Wonosari ternyata daftar harga di menu dan saat membayar ada kenaikan 10%.
” Terus saya juga pernah pak makan di RM Lombok Ijo Wilayah Wonosari juga, saat saya melihat daftar menu plus harga tapi ketika mau bayar ternyata semua harga itu naik 10% per porsi, tau – tau naik segitu saat mau bayar di kasir, Bagaimana kalau seandainya tidak bawa uang lebih,” tanyanya.
Dengan kejadian diatas diharapkan semua pihak terutama dinas terkait bisa memberi sanksi tegas terhadap Rumah Makan yang menjual daganganya tidak sesuai harga yang ditawarkan karena bila tidak ada tindak lanjut dari pihak terkait nama baik Pariwisata Gunungkidul bisa jelek.(wawan).