Bupati Resmikan Sarana Prasarana Air Bersih CSR BCA Senilai 300 Juta di Karang Tengah.

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Menyadari pentingnya sumber air untuk sepanjang kehidupan manusia, PT. Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA yang diprakarsai Corporate Social Responsibility (CSR) BCA berinisiatif untuk turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya di bidang kesehatan. Inisiatif ini diimplementasikan dengan donasi yang diberikan BCA sebesar Rp. 300.000.000,- diperuntukan instalasi sumur bor untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah Gunungkidul.

Penyediaan Instalasi Sumur Bor ini secara resmi diberikan dalam seremoni peresmian yang dihadiri oleh Bupati, Hj. Badingah, S.Sos., Kepala PUPR, Ir. Eddy Praptono, Kepala BAPPEDA, Ir. Sri Suhartanta, Komisaris Independen BCA Cyrillus Harinowo, Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA, Inge Setiawati, Kepala Pengembangan Bisnis Cabang (KPBC) BCA Kantor Cabang Utama Yogyakarta, Wahyu Hariatmanto, di Balai Padukuhan Karangtengah II, Karangtengah, Wonosari, Senin, (19/11).

Cyrillus menuturkan, pemberian donasi senilai Rp. 300.000.000,- untuk pembangunan dua sumur bor baru, dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Dari pembangunan dua sumur yang didukung BCA, sumur yang sudah selesai dan siap digunakan adalah sumur yang berada di Padukuhan Ngelorejo, Desa Gari. Melalui penguatan dan penambahan air baku, pasokan air pun terjamin untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

“Air merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup dimuka bumi ini, begitu banyak nilai manfaat dalam setiap tetesnya. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk mewujudkan kepedulian dalam rangka menjaga kelestarian air bersih melalui penyediaan sumur bor”, tambah Cyrillus.

Selain itu, bencana kekeringan yang sempat melanda Gunungkidul pada bulan Juni 2018 lalu juga menjadi latar belakang BCA untuk meringankan beban masyarakat dalam penyediaan air bersih melalui sumur bor.

“Disisi lain, kami mencermati bahwa Gunungkidul menjadi salah satu potensi wisata di Indonesia yang juga menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang sudah mencapai 3 juta. Potensi alam 13 geosite yang telah masuk jaringan geopark menjadi salah satu keunikan destinasi wisata di Gunungkidul. Dengan demikian, merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi kami dapat berkontribusi dalam sebuah tujuan mulia, menyediakan kebutuhan air bersih untuk kemajuan hidup masyarakat sekitar yang lebih baik”, pungkas Cyrillus.

Sementara Bupati, Badingah, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada BCA yang telah memberikan sarana prasarana air bersih kepada masyarakat Gunungkidul.

Bupati meminta agar warga masyarakat memiliki rasa handarbeni kemudian bahu-membahu menjaga, merawat, dan memelihara sarana dan prasarana yang ada sehingga manfaatnya dapat berkelanjutan. Selain itu, “saya juga berharap agar warga semakin peduli dengan lingkungan, menghijaukan setiap lahan, dan merawat pepohonan sehingga sumber mata air dapat terjaga dan lestari”,pintanya.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya menyelesaikan permasalahan penyediaan air bersih melalui kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, swasta, akademisi, maupun masyarakat sendiri untuk memenuhi kebutuhan air bersih. (Red/tim_IKP)