DPRD Gunungkidul Menetapkan 2 Poin Dalam Sidang Paripurna Bersama Bupati.

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Rapat Paripurna DPRD dilaksanakan di Gedung DPRD Rabu (21/11), tetapkan 2 poin penting. Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2019 dan Persetujuan Bersama DPRD dan Bupati Gunungkidul Tentang APBD Kabupaten Gunungkidul Tahun Anggaran (TA) 2019.

Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah S.Sos atas nama pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul mengusulkan sebanyak 15 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk ditetapkan menjadi Prosedur Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2019.

Lima belas usulan itu, beber Badingah, berdasarkan hasil pembahasan yang telah disepakati oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah bersama dengan Bagian Hukum Setda Kabupaten Gunungkidul, diantaranya: Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 25 Tahun 2012 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, Penyelenggaraan Pengujian Kendaraan Bermotor, Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor, Retribusi Air Limbah Domestik, Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Kelembagaan Desa/Kelembagaan Kelurahan, Kelembagaan Kecamatan/Kelembagaan Kapanewon, Kepala Desa, Pembentukan Persero Bank Daerah Gunungkidul, Perubahan Kedua Atas Perda Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul, Perubahan Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 13 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/ Kebersihan, Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019, Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

Sementara itu, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gunungkidul Tahun Anggaran 2019 yang disetujui antara Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul dengan DPRD Gunungkidul sebagai berikut :
a. Pendapatan Daerah sebesar RP 1.880.735.036.568,50
b. Belanja Daerah Rp. 2.064.767.649.669,01, Surplus / (Defisit) Rp.184.032.613.100,51
c. Pembiayaan Daerah :

1) Penerimaan : Rp. 205.567.560.550,51
2) Pengeluaran : Rp. 21.534.947.450,00
3) Pembiayaan netto Rp. 184.032.613.100,51
4) Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan Rp. 0,00

Raperda APBD TA 2019 memperhatikan visi dan misi daerah Kabupaten Gunungkidul.

“Yaitu mengoptimalkan pengembangan industri pariwisata dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kemandirian daerah,” terangnya.

Badingah menambahkan, skala prioritas pembangunan Kabupaten Gunungkidul tahun 2019 diantaranya; Pendidikan dan Kesehatan, Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Ekonomi, Pariwisata dan Budaya, Infrastruktur, Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Ketahanan Pangan, Lingkungan Hidup, dan Pengelolaan Bencana.

“Dan reformasi birokrasi serta pelayanan publik,” pungkasnya.

Raperda tentang APBD TA 2019 ini telah disetujui dan ditandatangani antara Bupati Gunungkidul dengan DPRD Kabupaten Gunungkidul. Selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur untuk ditetapkan sebagai Perda. (Red/tim_IKP)