Warga Karangsari Semin Ditemukan Gantung Diri di Ladang

Semin,Suaragunungkidul.com – Seakan tak pernah henti wilayah Gunungkidul di terpa kasus meninggal secara tidak wajar dan hal itu terjadi hampir setiap bulan dan tahun bahkan dalam satu bulan bisa mencapai 3 – 4 kali,upayapun sudah dilakukan oleh berbagai kalangan namun hal itu belum membuahkan hasil terbukti Sabtu malam 24/11/2018 kembali Gunungkidul di gemparkan oleh warga Pedukuhan Purwo, Desa Karangsari, Kecamatan Semin bernama Sutiman (40) ditemukan meninggal dengan cara gantung diri di ladang.

Berawal dari kecurigaan sang istri yang belum melihat suaminya pulang pada hal hari sudah mulai malam tidak seperti biasanya dari kecurigaan itu maka sang istri berusaha mencari tau keberadaan suaminya dengan tanya ke tetangga dan saudara namun mereka juga tidak tau lantas bersama tetangga ibu 2 anak itu mencari suaminya ke ladang.

Alangkah terkejutnya sang istri dan warga setempat sesampai di ladang mereka mendapati suaminya sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan leher terikat menggunakan tali tampar berwarna biru di sebatang pohon jambu mete, mereka menemukan Tubuh Sutiman (40) sekitar pukul 18.40 wib malam.

Petugas Polsek Semin Aiptu Sukasno menerangkan bila kejadian tersebut sesuai keterangan saksi istri Korban Sutiman sekitar pukul 15.00 wib suaminya meninggalkan rumah dikira ikut kerja bakti oleh istrinya karena Sutiman saat itu juga tidak pamit padanya.

” Sepengetahuan istrinya Sutiman kerja bakti,karena saat akan pergi dari rumah Sutiman tidak pamit pada keluarga,di perkirakan pergi dari rumah sekitar pukul 15.00 wib,” jelasnya.

Aiptu Sukasno menambahkan dari hasil pemeriksaan team medis dari Puskesmas Semin tidak di temukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban dan diambil kesimpulan bahwa Korban meninggal murni Bunuh diri dengan cara gantung diri.

” Dari hasil pemeriksaan team medis Puskesmas Semin tidak di temukan tanda – tanda penganiayaan di tubuh korban sehingga korban dinyatakan meninggal murni bunuh diri dengan cara gantung diri,” pungkasnya.(wawan).