Sedang Asyik Pesta Shabu-shabu, 3 Pemuda dan 1 Pemudi di Gelandang ke Polres Gunungkidul.

 

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Tiga pemuda dan satu pemudi
saat sedang asyik pesta Shabu-shabu di rumah kos-kosan digerebek Satresnarkoba Polres Gunungkidul, Minggu, (25/11). Ke empat pelaku digelandang ke Polres Gunungkidul untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

AKP Tri Wibowo, Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul mengungkapkan, penggerebekan 3 pemuda dan 1 pemudi berawal dari anggota Polres Gunungkidul mendapatkan informasi warga, bahwa di rumah kos RT 07/08, Padukuhan Tegalsari, Seneng, Siraman, Wonosari, diduga sedang digunakan untuk pesta miras atau narkoba.

Anggota shabara, SPK dan Satresnarkoba dari Polres Gunungkidul, pada saat mengechek ke TKP ternyata benar tempat tersebut digunakan untuk penyalahgunaan Narkotika jenis Shabu oleh 4 pemuda.

Setelah digeledah ditemukan sejumlah barang bukti berupa 5 ( lima ) paket kecil berisi sabuk kristal yg diduga narkotika jenis shabu.
Seperangkat alat hisap (bong).
1 (satu) buah timbangan digital warna silver
1 ( satu) bandel plastik klip kecil belum terpakai
1 (satu) buah tempat tisu dari plastik berwarna biru muda.

Identitas ke-4 pelaku tersebut adalah,
OFP (27), warga, RT 02/ 12, Dusun Tidar Sari, Desa Tidar Selatan, Magelang Selatan, Jateng.

GW (28), warga RT 03/15, Dusun Paten Jurang, Desa Rejowinangun Utara, Magelang Tengah, Jateng.

FAN (28), warga Jalan Cempaka 113, RT ,06/08, Padukuhan Saragan, Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Magelang , Jateng.

ER, (22), warga Padukuhan Klembon, Desa Tri Renggo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul.

Dugaan sementara OFP sebagai pengedar narkotika gol 1, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia (UURI) No. 35 tahun 2009, tentang narkotika, pasal 114 sub 112 dan atau sub 127.

Sementara untuk pelaku lainya, dijerat UURI No. 35 tahun 2009, pasal 112 sub 127. Ketiga pelaku ini termasuk menguasai, memiliki, atau menyediakan narkotika golongan 1 (satu).

“Saat ini para pelaku digelandang ke Polres Gunungkidul dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.(Mega)