Rapat Paripurna DPRD Bersama Bupati Menetapkan Enam Raperda menjadi Perda.

 

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Mendekati akhir jabatan DPRD Gunungkigul terus mengoptimalkan Pekerjaan Rumah yang masih menumpuk salah satu agenda yang harus diselesaikan adalah peraturan daerah untuk kepentingan orang banyak,seperti baru – baru ini Rapat Paripurna dengan agenda persetujuan  bersama Pemkab Gunungkidul dengan DPRD Gunungkidul yang dilaksanakan Rabu malam (28/11) dengan menyepakati 6 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Paripurna yang di gelar di ruang utama DPRD Gunungkidul di hadiri hampir semua Fraksi dan Langsung di Pimpinan Oleh Ketua DPRD Demas Kursiswanto AMd, Wakil Ketua Drs.Supriyadi SE Drs. Marsiyono MM dan Ngadiyono SE.Dalam rapat paripurna ada Enam Raperda disampaikan oleh masing-masing Pansus melalui juru bicaranya,Pansus V dengan juru bicara Wahyu Pradana Ade Putra Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan tetang parkir.

“Perpakiran agar tertib, aman dan lancar dari Fraksi-fraksi meminta agar segera dikeluarkan Peraturan Bupati sehingga parkir liar segera bisa diatasi,” pinta Ade.

Sementara itu Ketua Pansus VI, Supriyani Astuti dari Partai Demokrat menyampaikan sendiri hasil musyawarah dari fraksi,-fraksi. Supriyani Astuti menyampaikan tentang Badan Pemusyawaratan Desa.

“Pendapat akhir dari fraksi-fraksi terkait Badan Permusyawaratan Desa untuk secepatnya di tetapkan Raperda menjadi Perda,” tuturnya.

Kemudian Pansus VII melalui juru bicara Sumaryanto menyampaikan tentang perubahan atas perda No.12/2016, tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa,Ia memfokuskan agar mutasi jabatan karena adanya kekosongan jabatan supaya terlebih dahulu diisi oleh kasi-kasi baru kekosongan kasi diisi secara seleksi atau test.

Pansus VIII yang disampaikan langsung oleh ketua Pansus Tri Iwan Isbu Maryani,SIP
menyampaikan 2 perda sekaligus.Pertama perubahan atas perda No. 10/2011, tentang retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum.Dan yang kedua, perubahan atas Perda No.11/2011,tentang tentang tempat khusus parkir.

Kemudian sebagai Pansus yang terakhir menyampaikan pandangan umum adalah Ketua Pansus IX Heri Kriswanto SAg yaitu tentang perubahan atas Perda No. 2/2010, tentang rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Gunungkidul tahun 2005 – 2025.

Setelah Pansus DPR menyampaikan masing-masing pandangan umum yang dimaksud, Sekretaris DPRD Kabupaten Gunungkidul, Drs. Agus Hartadi MSi menbacakan  tentang kesepakan bersama antara Bupati dan Dewan tentang 6 Raperda tersebut.
Yang selanjutnya ditanda tanggani bersama Pemkab Gunungkidul (Bupati) Pihak II dan Pihak I Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul,penandatangan kesepakatan bersama Bupati, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD di Saksikan Ketua Fraksi masing – masing Partai.

Disampaikan pula oleh Ketua DPRD Demas Kursiswanto terkait dengan 3 Raperda yang dibahas oleh Pansus VII, VIII dan IX telah dibahas dengan OPD sebelum di bawa ke paripurna.Usai dilakukan penandatanganan bersama, Bupati Gunungkidul, H. Badingah, S.Sos menyampaikan hasil dari 6 Raperda menjadi Perda adalah bentuk kerjasama dan kerja keras semua pihak.

“Terimakasih atas respon antara lembaga Eksekutif dan Legislatif,sehingga menghasilkan perda Gunungkidul yang baru untuk dilaksanakan,” ucapnya.

Dalam rapat dihadiri 38 anggota DPRD Gunungkidul
Wakil Bupati Dr.H Immawan Wahyudi SH MH
Kapolres AKBP Ahmad Fuady SH SIK MH
Dandim di Wakilkan Pasi Ops Kapten Cba Setiyono
Sekda Ir.Drajat Ruswandono MT dan Pejabat Eksekutif OPD Pemkab Gunungkidul.(mega).