Sektor Pariwisata Berpengaruh Pada Pembayaran Pajak di Gunungkidul

 

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Perkembangan pembayaran pajak di Gunungkidul terpengaruh perkembangan dunia usaha yang dinamis di Kabupaten Gunungkidul. Dampak langsung yang berpengaruh besar adalah dari ‘geliat” sektor pariwisata yang cukup signiflkan dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini diungkapkan, Bupati Gunungkidul, H. Badingah, S.Sos dalam sambutannya pada saat memberikan penghargaan kepada para wajib pajak (WP) empat sektor usaha di Bangsal Sewoko Projo, Selasa (04/12).

Empat sektor usaha yang diberikan penghargaan dan sejumlah uang, lantaran membayar pajak tepat waktu dan dengan jumlah terbesar.

Empat sektor usaha tersebut diantaranya Sektor usaha Hotel, Restoran, Hiburan dan Parkir.

Lebih lanjut Badingah mengungkapkan bahwa kebijakan strategis ditempuh dengan menempatkan pariwisata sebagai motor penggerak utama pembangunan di Kabupaten Gunungkidul.

Sektor pariwisata sangat kita harapkan mampu menginspirasi pergerakan sektor-sektor Iain, agar semakin dinamis dan mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat.

Dibalik pertumbuhan sektor usaha yang semakin dinamis dan berkaitan dengan pariwisata ini, juga menyimpan potensi pendapatan bagi daerah berupa pajak dan retribusi daerah. Pajak dan retribusi daerah inilah yang nantinya menjadi daya dukung bagi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas infrastruktur fisik maupun pelayanan publik yang semakin baik di Gunungkidul.

Menyadari betapa besarnya peran dan kontribusi pajak daerah sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan maka Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya mengoptimalkan penerimaan pajak, terutama pajak daerah dari sektor usaha.

Upaya otimalisasi pendapatan sektor pajak ini telah dirintis dan dilakukan melalui berbagai kebijakan bidang perpajakan maupun retribusi, baik da|am rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak, maupun meningkatkan kualitas, profesionalisme, transparansi, akuntabilitas dan kemudahan akses terhadap pelayanan pajak.

Terutama pada poin peningkatan kesadaran, masih lanjut Badingah, pemahaman dan komitmen wajib pajak terhadap pemenuhan kewajibannya menjadi fokus pemerintah untuk terus menerus memberikan pemahaman kepada masyarakat dan wajib pajak, karena besaran pajak yang berhasil dihimpun belum sebanding dengan potensi yang masih sangat besar da|am mendukung pendapatan daerah.

Namun demikian, semakin banyak pula sebagian wajib pajak yang sudah mulai tumbuh kesadaran dan kemudian memiliki komitmen untuk selalu memenuhi kewajiban membayar pajak Perda Kabupaten Gunungkidul Nomor 6 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah.

Maka itu, pada kesempatan yang sangat baik ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan penghargaan atau apresiasi terhadap wajib pajak yang sudah memiliki komitmen kuat dalam kepatuhannya terhadap kewajiban pajak.

” Dengan penghargaan ini, kita berharap wajib pajak akan menjadi teladan dan semakin memotivasi wajib pajak lain, dalam memenuhi kewajibannya,” pungkasnya.(joko n)