Ini Kronologi Penangkapan Bandit Pencuri Spesiali Peralatan Alat Berat di Gading

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Pelaku spesial perangkat alat berat berjumlah 4 orang. Tiga diantaranya telah dibekuk Sat Reskrim Polres Gunungkidul.

Tiga pelaku yang dibekuk diantaranya,
LSH, (39) warga Rt 04/04, Kampung Cabang Lio, Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.
IKS, (34), Islam, Jalan Semeru Rt 05/03, Desa Rong Tengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur.
HT, (31) warga, Dusun Loloran, Desa Dharma Camplong, Kecamatan.Camplong. Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur.

 

AKP Rico Sanjaya, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul menjelaskan, pada hari Senin, 22 Oktober 2018 diketahui sekitar pukul 04.52 WIB di Gading, Playen, Gunungkidul, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa monitor alat berat. Dengan modus merusak kunci. Akibatnya kontraktor pembagunan jalan Gading-Ngalang mengalami kerugian ditaksir sekitar Rp. I50.000.000,00

Dengan kejadian tersebut, lanjut Rico, pada hari Jumat, 9 November 2018 sekitar pkl 23.00 WIB Opsnal Sat Reskrim Polres Gunungkidul yang dia pimpin sendiri melakukan penyelidikan terhadap para pelaku di wilayah Karanganyar, sragen dan Wonogiri yang diduga pelaku masih mencari sasaran/ target di wilayah tersebut.

Pada hari Sabtu 10 November 201 8 sekitar pukul 22.00 Wib Tim melanjutkan penyelidikan terhadap pelaku, dengan melakukan penyisiran dimulai dari wilayah Sragen, Sukoharjo, Klaten dan melakukan pembuntutan terhadap terhadap pelaku di daerah Gondang, Klaten. Pada saat itu, mengetahui 1 Unit KBM Avanza warna silver nopol : L-1844-WD dengan kaca mobil depan belakang dibuka dan diketahui penumpang di dalam mobil tersebut identik dengan diduga pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

“Pembuntutan dilakukan hingga ring road utara Yogyakarta namun Tim kehilangan jejak, kemudian Tim menyisir ke wilayah Sleman, Ngaglik, Ngemplak dan Denggung,” terang Rico Sanjaya, saat jumpa Pers di Polres Gunungkidul, Kamis (13/12).

Pada hari Minggu, 11 November 2018 sekitar pukul 06.00 Wib Tim bertemu dengan mobil pelaku di jalan Gito Gati Sleman, disaat mobil pelaku didekati oleh Tim, mobil pelaku langsung mundur. Anggota yang mengetahui keberadaan pelaku langsung turun dan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara namun mobil tersebut hendak menabrak anggota. Petugas mencoba membuka pintu depan namun terkunci dan pintu tengah dapat terbuka dan mengarahkan senpi ke arah bagian bawah badan dan 2 tembakan mengenai paha diatas lutut.

Namun mobil pelaku berhasil kabur hingga menabrak kendaraan yang sedang lewat, kemudian Tim meminta bantuan Tim Jatanras Polda DIY untuk dilakukan backup, melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tim juga melakukan penyisiran di RSUD Sleman namun keberadaan pelaku Nihil.

Selanjutnya tim melakukan konsolidasi dengan menginfokan ciri identitas diduga pelaku dan kendaraan yang digunakan. Selain itu juga minta bantuan rumah sakit atau klinik di Wilayah Hukum Polda DIY.

Tidak berselang lama Tim mendapat info bahwa pelaku sudah terpantau berada di Wilayah Salatiga. Kemudlan Tim I melakukan pendekatan bergeser ke di Wilayah Salatiga.
Ternyata pelaku sudah berada di Wilayah Pemalang Jawa Tengah.

Akhirnya tim 2 berganti yang menuju ke Pemalang. Ditempat inilah 3 pelaku dpat diringkus beserta barang buktinya.

“Saat ini ketiga pelaku meringkuk di Polres Gunungkidul dan terancam hukuman paling lama 9 tahun penjara, karena melanggar pasal 363 KUHP,” pungkas dia.(Joko N)