PT Marga Karya Dibobol Karyawannya sendiri, Dibekuk di Wilayah Pati, Jawa Tengah

Semin, Suaragunungkidul.com-PT Marga Karya yang beralamat di Bangunsari, Candirejo, Semin, dibobol karyawanya sendiri, Senin (20/12). Perusahaan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Lantaran pelaku bisa menyikat seperangkat komputer operasional mesin pabrik, Besi, seng, galfalum dan kabel. Pelaku akhirnya dibekuk jajaran Reskrim Polsek Semin, di Wilayah Pati, Jawa Tengah, Selasa tanggal 11 Desember 2018.

Peristiwa pencurian dilaporkan ke Polsek Semin oleh Robith Febryansah Haidar (36), warga RT 003/08, Dusun Praon, Desa Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Sukoharjo, pada hari Senin (10/12) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapolsek Semin AKP Haryanto, melalui Kanit Reskrim Polsek Semin, Ipda Mahmed Ali Bahona, menjelaskan kronologi kejadiannya berawal pada hari Senin (10/12) telah dilaporkan terjadi tindak pidana pencurian di PT Marga Karya berupa Seperangkat Komputer operasional pabrik dan barang-barang lain berupa besi, seng atap, galvalum dan kabel. Ditaksir kerugian kurang lebih Rp 75.000.000.-

Atas dasar laporan LP Nomor : LP /17 / XII /2018/DIY/RES GNK/SEK.SEMIN tanggal 10 Desember 2018, pihaknya yang ia pimpin sendiri pada pada hari Selasa tanggal 11 Desember 2018 sekira jam 11.00 WIB melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian tersebut.

Pelaku adalah salah satu karyawan di PT tersebut atas nama MTY (30) warga Jalan H. Ilyas, Rt 006 / Rw : 007, Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang Jawa Timur.

Dijelaskan Mahmed, setelah anggota Reskrim Polsek Semin melakukan penyelidikan, dan ditemukan bukti petunjuk yang mengarah ke pelaku, selanjutnya Unit Reskrim Semin mencari keberadaan pelaku.

“Setelah bisa dipastikan posisi pelaku selanjutnya melakukan penangkapan terhadap pelaku di daerah Patyi Jawa Tengah,” ujarnya.

Untuk selanjutnya pelaku diamankan ke Polsek Semin untuk diproses sesuai jalur hukum dan dikembangan.

Barang Yang Diamankan, imbuh dia, berupa dua (2) buah angkong Arko, dua Unit CPU, satu Unit Monitor, satu Unit Printer, atu Unit Keyboard, tiga Set Box Kunci, satu buah dongkrak, satu (1) buah Stavol, empat (4) buah termometer, satu (1) Unit Monitor Timbangan, satu (1) buah saklar troli, dan delapan Belas (18) buah atap Galvalum.

“Dari beberapa barang yang berhasil diamankan sebagian sudah dijual ke orang lain, dan saat ini masih dilakukan pengembangan keberadaan barang bukti,” pungkasnya.

(Joko)