Lounching Angkringan Pojok Desa,Sekaligus Mempertegas SKDGK Bukan Tandingan Paguyuban SEMAR.

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Bertempat di Sekretariat Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul
(SKDGK) yang bertempat di RM.Numani, Jalan Baron Km 3, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Jumat malam, (21/12) dilaksanakan louncing ” Angkringan Pojok Desa ” dari solidaritas Kades Gunungkidul dengan tema ” Witing ngerti jalaran komunikasi.
Ketua Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul, Sutiyono menceritakan sejarah adanya kegiatan ini berawal dari Kepala desa ikut pawiyatan di DIY atau sekolah Pamong tentang tugas pamong dalam keistimewaan dari situlah ide SKDGK terbentuk.Dalam kesempatan ini pula Sutiyono menegaskan,solidaritas Kepala Desa ini bukan tandingan Paguyuban Semar apalagi membela Kades bermasalah,dasar hukumnya jelas yaitu UUD 45 pasal 27 tentang hak berkumpul dan berserikat.
“Justru ini merupakan sayapnya paguyuban Semar, dengan semboyan witing ngerti jalaran komunikasi,dasar hukumnya jelas jadi salah apabila dianggap bahwa SKDGK adalah tandingan paguyuban SEMAR,dan SKDGK terbentuk berdasarkan oleh – oleh kades saat mengikuti sekolah pamong,apalagi dikatakan membela Kades yang bermasalah itu sama sekali tidak benar,” tegas Sutiyono yang juga Kades Banyusoco ini.
Sutiyono juga menambahkan  kegiatan seperti ini akan dilaksanakan setiap 1 bulan sekali di minggu ke 3 setiap bulanya untuk tempat keliling zona yang sudah ditentukan, dan materi pertemuan selalu berbeda sesuai dinamika yang berkembang dan mengacu regulasi agar tidak selalu menjadi korban regulasi hukum jangan sampai hukum tumpul keatas tajam ke bawah dan lunak pada yang kuat keras pada yang lemah.
“Yaitu zone utara, barat, timur dan tengah dengan materi berganti sesuai kebutuhan dan selalu memperhatikan dinamika yang berkembang,  juga APH dan APIP sinergi bersama Fokus di pencegahan jadi ada pendampingan dari perencanaan, pelaksanaan pengawasan sampai dengan pertanggung jawaban,”tambahnya.
Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos yang sekaligus me-Launching Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul menyaikan, kades mampu menjadi pembina pelayan masyarakat dan pendorong kemajuan masyarakat. Cara pandang harus berubah, kerja keras, cerdas transparan dan angkuntabel.
Apalagi, sambung Bupati, Pemdes sudah diberi keleluasaan penggunaan dana desa untuk bisa mengoptimalkan potensi wilayah, inovasi, interpreneur sehingga akan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pengelolaannya harus punya  perencanaan yang matang dengn skala prioritas dengan dana yang ada.
“Agar mempelajari aturan dengan sebaik-baiknya sehingga tidak terjadi kesalahan yang berujung tindakan hukum,” pintanya.
Bupati juga mengapresiasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa mengabdi dengan dedikasi tinggi membawa desa lebih maju.
“Terbukti,  bahwa pengelolaan dana desa Gunungkidul terbaik hingga mendaptkan reward, sekain itu dalam lomba desa juga no 1 Nasional,” ungkapnya.
Sehingga dampaknya kemiskinan turun, semua itu tidak lepas kerjasama yang baik pemerintah Desa dengan pemerintah daerah Gunungkidul.
Ditempat yang sama, Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol M. Taufik Hanif, mengapresiasi kegiatan dalam rangka menjalin silaturahmi antar Kades se-Gunungkidul, sesuai perkembangan dinamika permasalahan yang membutuhkan masukan-masukan untuk memecahkan segala macam permasalahan.
Dengan dibentuknya angkringan pojok Desa, ia berharap menjadikan Gunungkidul lebih maju.
“Sebagai Dandim sering melaksanakan TMMD kesuksesan dan kelancaran tidak lepas dari peran serta Kepala Desa,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, Ahmad Fuady, SH, SIK menyampaikan, terkait Dana Desa akan meningkat pesat, dan harus dibarengi dengan komitmen inspektorat, Kajari, dan Polri.
“Jangan takut, Dana Desa harus terbuka, minta pendampingan kepada Babinkamtibmas, Babinsa untuk kepentingan masyarakat,” akhirnya.
Lounching Paguyuban Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul ditandai dengan pemukulan kenthongan oleh Bupati Gunungkidul,selain Dandim,Kapolres juga Bupati tampak hadir pula Kejari Wonosari,Kadis PUPR,Kepala BP3AKBP,Kepala Ekspetorat,Camat se-Gunungkidul dan seratus lebih Kades se – Gunungkidul beserta Perangkat masing – masing desa.(Joko)

Open this in UX Builder to add and edit content