Ribuan Blangko KTP Eletronik Rusak atau Invalid Dari Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul Dimusnahkan.

 

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Sebanyak 22.825 keping blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) el rusak atau invalid hasil pencetakan masal tahun 2011 sampai 2013 dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gunungkidul dimusnahkan di alun-alun Pemda, Jumat (21/12).

Asisten Administrasi Umum, Ir. Anik Indarwati, MP yang menjabat Plt. Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul mengatakan, dasar pemusnahan KTP ini karena menindaklanjuti surat edaran Menteri Dalam Negeri No. 470.13/11176/SJ, tentang penatausahaan KTP-el rusak atau invalid.

“Tujuannya untuk meminimalisir penyalahgunakan KTP-el rusak atau innvalid digunakan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Anik.

Ditambahkan, semua yang dimusnahkan berjumlah 22.825 keping hasil pencetakan masal tahun 2011 sampai 2013 yang berasal dari 18 Kecamatan di seluruh Gunungkidul.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Dr, Drs H. Immawan Wahyudi, SH, MH menyampaikan bahwa, kartu tanda kependudukan sesunguhnya sangat penting bagi warga negara. Seperti eksistensi maupun hak-hak kewarganegaraan sebenarnya melekat dalam KTP tersebut.
Oleh karena itu jika ada KTP yang rusak atau ketidaksesuaian lagi karena pindah, atau yang lainya yang menimbulkan ketidak validtan harus dimusnahkan.

Tentu yang terpenting dalam tahun-tahun politik ini kaitanya dengan validasi pemilih pemilu. Sehingga tidak ada keraguan dalam masyarakat.

“Bahwa pelaksanaan pemilu menjadi tidak valid jika KTP nya sebagai bukti eksistensi warganegara kemudian bercecer dimana-mana, maka harus dimusnahkan,” tutupnya.

(Joko)