Tangan Tersangkut Tali Paralayang dan Ikut Terbang, Crew Paralayang Tewas Terjatuh.

 

Purwosari, Suaragunungkidul.com-Suyadi (40), salah satu crew paralayang warga warga RT 05/01, Padukuhan Ngabuk, Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Sabtu (22/12) pukul 11.00 WIB tewas setelah terjatuh dari ketinggian 70 meter ketika mendorong paralayang di Pantai Parangendog, Padukuhan Parangrejo, Desa Girijati.

Kapolsek Purwosari, AKP Budi Kustanto menjelaskan, kejadian nahas itu bermula ketika
saat datang angin besar Glader/ Parasut Paralayang langsung mengembang dan terbang.

“Korban mendorong penerbang paralayang sebagai tandem yang hendak take off atau lepas landas, namun tanganya menyangkut di tali paralayang dan ikut terbang di bukit Watugupit, Desa Giricahyo,” jelas Kapolsek, Sabtu sore, (22/22).

Setelah ikut terbang sekitar 30 detik, lanjut dia, dengan ketinggian 70 meter, korban terjatuh. Saat dilakukan pemeriksaan, korban ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya dilakukan evakuasi dan membawa korban ke UP Puskesmas Purwosari.

Ditambahkan, hasil visum dari UPT Puskesmas Purwosari, korban mengalami siku kanan patah, kaki kanan patah bagian lutut, leher patah, trauma kepala berat, te|inga kiri keluar darah.

“Korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

(Joko)