Pertengahan 2019 Target Regrouping 27 Sekolahan Gunungkidul Harus Sudah Selesai.

 

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul menargetkan penggabungan (regrouping) sekolah harus sudah selesai.

Hal ini diungkapkan Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, S. PD, MM, Kamis (03/01/2018).

Alasan regrouping yang sudah dimulai dari tahun 2018 tersebut, menurutnya untuk efektivitas dan efisiensi secara keseluruhan khususnya bagi tenaga pengajar, sehingga kinerja guru dapat maksimal dan sama rata dalam mengajar siswa.

“Selain itu, karena atas dasar Surat Edaran Mendagri Nomor 421.2/2501/Bangda/1998 tentang Pedoman Pelaksanaan Penggabungan (Regrouping) SD Negeri,” terang Bahron.

Adapun SD yang di regrouping hingga pertengahan 2019 nanti akan ada 27 sekolah dari total sekolah di Gunungkidul sebanyak 474. Diterangkan Bahron, sekolah-sekolah yang akan dilakukan regrouping adalah sekolah yang tidak memenuhi target siswa yaitu mencapai 120 siswa dalam satu sekolahan.

“ Diharapkan dengan regrouping tersebut kegiatan belajar mengajar lebih efektif dan efisien,” kata Bahron.

Ditambahkan Bahron, SDN 3 Paliyan yang sebelumnya orang tua siswa sempat menolak hingga mengadu ke DPRD Kabupaten Gunungkidul, sekarang sudah ada solusinya.

Sementara itu, Ari Siswanto, anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul dari Fraksi PKS beberapa hari yang lalu mengakui, untuk SDN 3 Paliyan sendiri diambil solusi dengan tetap mempertahankan kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Paliyan hingga siswa, hingga kelas 1 habis dan tidak menerima siswa baru. Sementara kegiatan administrasi sudah dilakukan di SDN Giring

Sementara itu untuk aset dari sekolah diregrouping untuk aset bergerak akan dimungkinkan dibawa ke SD yang menjadi tujuan regrouping. Sementara untuk aset tidak bergerak seperti gedung, akan diserahkan ke Pemkab Gunungkidul.

“Saat ini sudah ada jalan tengah, namun saya berharap ke depan tidak terjadi masalah lagi saat proses regrouping, diusahakan ada komunikasi yang baik saat akan proses regrouping itu,” pungkasnya.

(Joko)