Gua Unik di Gunungkidul, Punya Aura Mistis hingga Bersejarah Yang Layak Dikunjungi.

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Gunungkidul bisa dibilang sebagai hidden gem-nya Yogyakarta. Hal ini karena kamu dapat menemukan tempat-tempat eksotis di sana.

Daerah yang terkenal dengan bukit kapurnya tersebut menyimpan banyak keindahan alam tersembunyi. Beragam wisata alam, mulai dari gunung, pantai, gua, hingga air terjun bisa kamu temukan di Gunungkidul.
Namun, tak hanya itu, Gunungkidul juga ternyata menyimpan banyak tempat wisata seperti gua yang memiliki kisah menarik di dalamnya. Apa saja?
1. Gua Jomblang.
Gua Jomblang yang berada di Semanu, Gunungkidul, merupakan gua vertikal yang dikelilingi hutan purba di dasarnya. Gua ini terbentuk dar proses geologi amblesnya tanah, beserta vegetasinya pada ribuan tahun lalu.
Di perut Gua Jomblang terhampar pemandangan hijaunya hutan yang sangat subur. Untuk menyaksiksan cahaya yang indah di gua tersebut, kamu harus melewati lorong gelap sepanjang 300 meter yang menghubungkan dengan Gua Grubug. Nah, cahaya indah tersebut akan kamu temui di ujung lorong ini.
2. Gua Grubrug.
Gua Grubug yang terletak tak jauh dari Gua Jomblang merupakan salah satu objek wisata yang mulai ramai dikunjungi wisatawan yang gemar menyusuri gua. Gua ini memiliki nama lain, yaitu Luweng Grubug. Luweng sendiri artinya adalah lubang.
Uniknya, Gua Grubug kabarnya menjadi saksi bisu pembantaian para pengikut PKI. Dahulunya gua ini merupakan tempat untuk membuang para jenazah yang ada kaitannya dengan PKI pada saat itu.
Namun, seiring berjalannya waktu, Gua Grubug ternyata memiliki kecantikan yang membuat orang penasaran untuk mengunjunginya.
3. Gua Song Gilap.
Gunungkidul memang tak ada habisnya jika kamu telusuri. Salah satunya adalah Gua Song Gilap yang berada di Klumpit, Sumbergiri, Ponjong.
Selain menjadi tempat wisata, gua ini merupakan sumber air utama bagi warga sekitar ketika musim kemarau. Ketika menelusuri ke dalam gua ini, kamu akan melihat ornamen-ornamen dinding gua dengan stalaktit dan stalagmit yang indah.
4. Gua Kalisuci.
Gua Kalisuci yang berada di Semanu, Gunungkidul ini menawarkan kegiatan outdoor yang menarik, yaitu Cave Tubing Kalisuci. Kamu akan menelusuri sungai yang diapit oleh tebing-tebing tinggi dengan air sungainya yang jernih. Indahnya pemandangan di sekitar gua dan suasananya yang asri tentu akan membuatmu ingin kembali lagi ke sana.
5. Gua Rancang Kencono.
Gua Rancang Kencono adalah salah satu gua yang memiliki kisah perjuangan bangsa Indonesia. Gua yang terletak di Desa Wisata Bleberan, Gunungkidul ini kabarnya menjadi tempat para pejuang, yaitu Laskar Mataram di Gunungkidul untuk merancang strategi perang melawan Belanda.
Tak hanya itu, di Gua Rancang juga terdapat pohon Klumpit raksasa yang berusia ratusan tahun. Namun, karena sudah berusia ratusan tahun, kondisi di dalam gua tidak sebagus gua-gua yang jarang terjamah tangan manusia.
Kebanyakan stalaktit dan stalagmit di gua ini sudah mati, alias berhenti bertumbuh. Meskipun demikian, perjalanan menelusuri Gua Rancang Kencono ini akan membuatmu mengetahui cerita masa lampau yang memukau.
Dari sekian banyak lorong-lorong gua yang ada di sana, ada satu lorong yang kabarnya tidak pernah dimasuki wisatawan. Menurut kisah yang beredar di masyarakat, lorong itu akan berujung di kawasan air terjun Sri Gethuk, tetapi hingga kini belum pernah ada yang membuktikan kebenaran hal tersebut.
6. Gua Braholo.
Gua Braholo yang ada di Gunungkidul ini berkaitan dengan keberadaan manusia purba pada zaman prasejarah. Pasalnya, di Kabupaten Gunungkidul pernah ada penemuan fosil artefak masa purba yang terdapat di Gua Braholo.
Di gua ini pernah ditemukan sekitar 10 kerangka fosil manusia purba dengan kondisi yang masih utuh. Kerangkan manusia purba tersebut diperkkirakan berumur kurang lebih 10.000 SM.
7. Gua Gelatik.
Gua yang tak kalah menarik yang ada di Gunungkidul adalah Gua Gelatik. Gua yang memiliki banyak lorong ini memiliki beragam jenis bebatuan di dalamnya.
Terdapat beberapa tingkat kesulitan ketika memasuki gua ini, mulai dari sedang hingga sangat menantang. Gua Gelatik juga memiliki jalur horizontal dan vertikal.
Bahkan sangking dalamnya gua tersebut, jika kamu masuk ke dalam akan menemukan gua lagi, dan begitu seterusnya sampai tujuh susun, hingga disebut lorong sewu. Oleh karena itu, dibutuhkan pemandu saat masuk.(wawan)

Open this in UX Builder to add and edit content