Slamet,SPd,MM “Seberapa Penting Baleho Bagi Caleg Dalam Setiap Pemilu,”

Nglipar,Suaragunungkidul.com – Ruang publik Gunungkidul dalam sebulan terakhir rasa-rasanya seperti memasuki wisata baliho, foto, dan gambar. Betapa tidak, ruang fisik masyarakat penuh dengan atribut kampanye terutama calon legislatif menjelang Pemilu serentak 2019.
Saat ini, ruang sosial dan fisik masyarakat tunduk di bawah kekuasaan politik. Karena itu, ruang sosial dan fisik pun terpaksa mengekor di ruang politik. Semua aspek harus mengikuti derap laju politik.
Ketika kita amati dengan sungguh sungguh sepintas beragam gambar, foto, dan baliho tersebut tampak senyum yang dimanis maniskan,  digagah gagahkan,  di demes demeskan dan bukan semangat keterwakilan, narsistik yang ditunjukkan dengan amat vulgar.
Dalam Pandangan Slamet,SPd,MM Anggota DPRD Provinsi dan juga saat ini kembali maju sebagai Calon Anggota DPRD Provinsi DIY memaknai banyaknya Baleho bertebaran tidak secara spesifik ada manfaatnya karena menurutnya ada 2 hal terkait hal tersebut yaitu sebagai tujuan akhir atau alat untuk mencapai tujuan.
“Jujur sampai hari ini saya belum ada rencana pasang baleho di ruang publik,saya masih melakukan kampanye tatap muka dan melalui jejaring media sosial.Walau saya menyadari cara yang saya tempuh menbutuhkan waktu dan cost yang tinggi,dan daya jangkaunya sangat terbatas,tapi efektif menurut saya,”tulisnya.
Slamet menambahkan bila Penggunaan media baliho memang praktis dan ekonomis.Namun pesan yang diinginkan sampai atau tidak,untuk selanjutnya itu bisa dilihat sebagai keseriusan pribadi yang akan sungguh – sungguh menjadi calon atau sebaliknya.
“Bagi saya penggunaan media Baleho memang praktis dan murah namun pesan yang disampaikan sampai atau tidak,dan apa itu bisa dilihat keseriusan pribadi menjadi calon atau sebaliknya,”paparnya.
Diakhir tulisan Slamet berharap masukan untuk dirinya menggunakan media baleho atau tidak agar dirinya bisa mempertimbangkan pentingnya sebuah Baleho dalam menyapaikan visi dan misinya untuk maju sebagai wakil rakyat.
“Mohon masukanya kawan perlukah saya menggunakan Baleho atau tidak,” pungkasnya.(wawan).