47 Desa terima Seperangkat Gamelan, Namun Penggunaanya Kurang Maksimal

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Sebanyak 47 desa dari 144 desa di Kabupaten Gunungkidul akan menerima seperangkat gamelan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul. Sebanyak 47 desa itu masuk kriteria desa kantong budaya dan rintisan desa budaya. Namun sayangnya, gamelan yang sudah dibagikan ke desa-desa sampai saat ini banyak yang mangkrak, tidak dimanfaatkan secara maksimak. Kedepan Dinas akan mengawasinya.

Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Drs Agus Kamtono MSi menjelaskan, pembagian ganelan tahun 2018 untuk 47 desa, paling lambat tanggal 14 Januari 2019 harus sudah selesai.

“Sebanyak 47 desa yang menerima satu set gamelan bantuan dari pemerintah sumber dananya berasal dari Dana Istimewaa (Danais),” terangnya, Rabu (08/01).

Dengan bantuan gamelan untuk 47 desa pada tahun 2018, maka dipastikan saat ini seluruh desa di Gunungkidul sudah memiiki gamelan dengan jumlah keseluruhan mencapai 144 desa.

Dia berharap, dengan adanya gamelan tersebut seluruh desa mampu memanfaatkannya sebaik mungkin untuk pengembangan di bidang kebudayaan. Sehingga bisa berfungsi maksimal dan nantinya pelestarian budaya dapat berjalan baik melalui pentas kesenian maupun dalam berbagai kegiatan kebudayaan lainnya.

Namun sayangannya, bantuan gamelan yang sudah dibagikan ke desa-desa, sementara ini tidak sesuai dengan harapan pemerintah. Banyak desa yang didak memanfaatkan secara maksimal. Gamelan hanya mangkrak di Balai desa.

Terkait dengan permasalahan ini, Agus Kamtono akan memberlakukan tegas.

“Kalau semua desa sudah menerima gamelan, saya akan minta pertanggungjawabanya dari segi penggunaanya, karena yang nguber minta gamelan khan desa,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, pihaknya akan memaksimalkan kinerja pendamping desa baik desa rintisan maupun desa budaya.

“Saya juga akan kumpulkan para kepala desa untuk memberikan jadwal penggunaan gamelan itu,” pungkasnya.

(Joko)