500 Lembar Lebih KIS Dibagikan Oleh Pemerintah Desa Giri Sekar.

 

Panggang,Suaragunungkidul.com – Pemerintah Desa Girisekar sebagai pemerintah terbawah yang menjadi kepanjangan tangan Pemerintah Pusat membagikan sebanyak 500 lebih kartu Indonesia Sehat ( KIS ) kepada warga Girisekar,pembagian KIS yang seharusnya sudah sejak 2018 lalu karena terganjal libur panjang dan hari Sabtu – Minggu baru bisa dilaksanakan bulan Januari 2019 cara pembagianya juga menurut Kades Girisekar Sutarpan,SIP bergiliran diambil setiap Padukuhan dan langsung dibagikan oleh dukuh masing – masing.

Dalam pembagianya menurut Sutarpan saat di temui di ruang kerjanya 11/01/2019 juga harus di sampaikan pemahaman dahulu antara KIS pusat dan KIS Kabupaten maka bila sudah sudah memiliki KIS pusat warga harus memilih dan salah satunya harus dikembalikan hal itu dilakukan sesuai aturan yang ada agar tidak ada yang memiliki jaminan kesehatan ganda.

“Pembagianya bergantian dari Pedukuhan satu dan yang lain sehingga tidak terjadi salah data,sementara bila ada yang memiliki ganda harus memilih salah satu antara KIS pusat dan KIS Kabupaten,” jelas Sutarpan 11/01/2019 saat di temui di ruang kerjanya.

Warga tampak antusias saat menerima pembagian kartu KIS karena bagi mereka jaminan kesehatan sangat di butuhkan warga yang kurang mampu,ujar salah satu warga Ngatini warga Girisekar yang ikut antri menunggu giliran dipanggil oleh petugas untuk menerima KIS di Balai Desa Gitisekar.

“Wah seneng mas,karena jaminan kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat seperti kami ini,” singkatnya.

Sutarpan juga menambahkan bila pengajuannya seluruh warga Girisekar itupun bila disetujui pemerintah kabupaten namun paling diutamakan adalah warga yang ekonominya di bawah apa apabila ada warga yang ekonomi menangah atas harus dikembalikan ke Desa Girisekar untuk di ubah datanya dan diberikan warga lain yang lebih membutuhkan.

“Pengajuan kami seluruh warga Girisekar tapi lebih diutamakan warga yang berekonomi menengah kebawah,apabila ada yang demikian mohon dikembalikan dan akan dirubah datanya lalu diberikan warga yang lebih membutuhkan,” tutupnya.(wawan)