Wabup,”Keterlibatan Masyarakat Sangat di Butuhkan Untuk Mencegah Bunuh diri,”

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Upaya pencegahan penanggulangan bunuh diri yang terjadi di wilayah Gunungkidul terus dilakukan oleh Pemerintah daerah.

 

Jumat, (18/01), siang, Wakil Bupati, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., memimpin rapat koordinasi penanggulangan bunuh diri di Ruang Rapat V Setda, bersama Forkopimda. Tampak hadir mendampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ir. Drajad Ruswandono, M.T., Asisten I Bidang Pemerintahan Umum, Drs. Sudodo, M.M., Psikiater RSUD Wonosari, dr. Ida, R, Kabid Linmas Satpol PP, Suhendra, Ketua FKUB, H. Iskanto, Ketua Dewan Kebudayaan, CB. Supriyanto dan tim penanggulangan bunuh diri.
Dalam kesempatan ini Wakil Bupati selaku Ketua Satgas Berani Hidup, menyampaikan bahwa dengan rapat tersebut harapannya dapat menghasilkan langkah-langkah konkrit yang dapat dilakukan, guna menekan angka bunuh diri.

Moment ini diharapkan akan melahirkan langkah-langkah how to action, bagaimana kita akan melakukan upaya-upaya didalam kita mencegah atau mengurangi kecenderungan bunuh diri.

 

“Tentunya upaya-upaya tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun mari bersama-sama berusaha keras, bersinergi dari semua pihak, dilandasi dengan niat baik dan keikhlasan mudah-mudahan upaya ini akan membuahkan hasil yang baik”, terang Immawan.

 

Selain itu butuh pula kajian dan analisis mendalam supaya dapat menentukan langkah yang efektif dan efisien. Beliau juga meminta adanya tindakan yang bersifat konkrit, Puskesmas harus memiliki Psikolog.

 

“Memprioritaskan adanya tenaga psikolog di Puskesmas yang wilayah kecamatan nya tinggi tingkat kejadian bunuh diri”

 

Dan perlu segera dibuat peta wilayah rawan bunuh diri agar agenda kerjanya diketahui siapa berbuat apa, supaya dapat diamati secara konkrit sehingga akan mudah dilaksanakan evaluasi dapat lebih efektif.

 

Secara spesifik Dinas Kesehatan dan Puskesmas supaya mencermati dan fokus menginventarisir warga yang menderita depresi. Sehingga unsur yang terlibat memiliki langkah langkah yang efisien dalam menanggulangi kecenderungan bunuh diri.

 

Wabup meminta agar tim penanggulangan bunuh diri menggalang seluas mungkin elemen masyarakat baik tokoh agama, pemuda karang taruna terlibat dalam kegiatan sosialisasi secara moral untuk menanggulangi kecenderungan bunuh diri. (Red/tim_IKP)