Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi Polres Gunungkidul Diminta Ambil Langkah Progresive.

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Tokoh masyarakat dan juga Anggota DPRD Provinsi DIY menyoroti meningkatnya angka kecelakaan di wilayah Gunungkidul hal itu berdasarkan data yang di dapat dari berbagai sumber di wilayah Gunungkidul,untuk itu dirinya meminta Pihak Kepolisian untuk mengambil langkah progresive untuk mengantisipasi meningkatnya angka Kecelakaan.
Kritikan dan dukungan kepada pihak Kepolisian untuk mengambil langkah  progresive di disampaikan Slamet,SPd,MM tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD DIY melalui rilies yang diterima Redaksi Suaragununhkidul.com Minggu,27/01/2019 sebagai salah satu bentuk kepedulian masyarakat atas meningkatnya kasus kecelakaan yang beberapa waktu marak bahkan tidak sedikit yang meregang nyawa di jalan.
Beginilah rilies Slamet,SPd,MM secara lengkap terkait meningkatnya angka kecelakaan dan berharap pihak Kepolisian bertindak Progresive untuk mengurangi angka kecelakaan di Gunungkidul khususnya dan Yogyakarta umunya.
“Dari pantauan kami melalui media cetak, online dan media sosial yang ada di Gunungkidul hampir tiap hari kita disuguhi berita tentang kecelakaan lalu lintas.
Dari data yang kami googling menunjukkan angkanya selalu meningkat :
Ada 500 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Gunungkidul Sepanjang Tahun 2018, berarti tiap bulan ada 42 kasus dan per hari ada 1-2 kasus laka.
Angka tersebut sekaligus menjadi angka tertinggi semenjak tahun 2015.
Data pada tahun 2015 sebanyak 393 kasus, tahun 2016 469 kasus, 2017 sebanyak 423 kasus.
Dari 500 kasus kecelakaan lalu lintas banyak yang mengalami luka ringan, kerugian materiil, hingga luka berat dan meninggal dunia.
Sebagai penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas kebanyakan disebabkan oleh kelalaian manusia disamping ada beberapa kecelakaan terjadi akibat kondisi geografis serta tingkat kelayakan kendaraan, tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan helm.
Mengenai jalur rawan kecelakaan,  masih didominasi oleh jalan Yogya-Wonosari, di sekitar Bunder, kemudian untuk timur jalan Wonosari-Semanu-Ponjong, kemudian untuk utara Karangmojo-Semin.
Untuk itu kami berharap polres Gunungkidul mengambil langkah2 progresif bekerja sama dengan Pemda Gunungkidul,  memasang rambu2 lalu lintas,  melakukan penjagaan di tempat2 rawan,  melakukan patroli lalu lintas, sosialisasi budaya tertib lalu lintas dll. Apalagi kebanyakan korban laka adalah anak muda,  remaja dan pelajar,” riliesnya.(wawan)

Open this in UX Builder to add and edit content