J. S. R. Terus Bergerak Setelah Desa Songbanyu,Kini Giliran Jepitu Menjadi Tempat Berburu Suara.

Girisobo, Suaragunungkidul.com – Jumiran, SE, Slamet, SPd, MM, dan Rizal Renaldi Caleg Partai Golkar yang bertandem di Pileg 2019 mendekati hari H semakin gencar melakukan sosialisasi setelah sebelumnya di Desa Songbanyu kini giliran Desa Jepitu Kecamatan Girisobo menjadi salah satu tempat untuk meraih suara J. S. R,mengambil tempat dirumah salah satu warga Pedukuhan Manukan Wasirin jumat, 01/02/2019.


Politikus kawakan dari partai Golkar yang sudah sarat akan pengalaman seakan tak ada hentinya untuk mendekati pemilih di Kabupaten Gunungkidul selain berharap dukungan untuk 2019 politikus yang masih aktif menjadi anggota dewan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerap aspirasi masyarakat dari berbagai permasalahan yang di hadapi warga Gunungkidul. 


Jumiran, SE yang didaulat menjadi pembicara pembuka dalam orasinya lebih menyoroti munculnya caleg – caleg muda yang menjadi pesaingnya untuk menduduki kursi dewan diharapkan bisa memotivasi dirinya untuk membuktikan diri bahwa caleg tuapun masih bisa berkompetisi selain lebih pengalaman menurutnya tanpa caleg tua yang muda tentu kurang paham dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. 

Dihadiri warga se-Pedukuhan Manukan selain Jumiran tampak hadir di acara sosialisasi adalah Slamet, SPd, MM dan team dari Rizal Renaldi dalam orasinya Slamet,SPd,MM memulai dari sejarah berdirinya partai Golkar yang banyak diterpa berbagai isu dan perbedaan pendapat namun sampai saat ini masih exis dan masih bisa memberi warna dalam perpolitikan tanah air bahkan berbagai isu yang menerpa malah membuat Partai Golkar Solid. 


“Sekarang banyak muncul caleg – caleg muda yang lebih fresh,namun caleg muda saya yakin belum bisa berbuat banyak terutama dalam melayani masyarakat, tentu masih butuh caleg tua,” jelas Jumiran. 


Slamet, SPd, MM berharap agar masyarakat bisa memilih caleg lebih cerdas jangan hanya gara – gara uang lalu tidak melihat bobot, pengalaman dan kemampuan caleg yang akan mewakili masyarakat di DPR RI, Provinsi dan Kabupaten karena apabila salah pilih maka kerugian 5 tahun menjadi resiko yang harus ditanggung masyarakat. 


“Masyarakat harus cerdas dalam memilih caleg karena salah pilih maka kerugian 5 tahun akan masyarakat rasakan,jangan gara – gara uang lalu melupakan caleg yang punya bobot, kemampuan dan pengalaman,” terang Slamet dihadapan warga. 


Acara berlangsung sangat ramai dan terkesan santai setelah orasi dari kedua Caleg sesi berikutnya di adakan tanya jawab salah satu penanya dari perwakilan warga mengajukan pertanyaan terkait ada tanah pribadi yang berubah menjadi SG (Sultan Ground ) secara detail akan kita kupas di Suaragunungkidul.com yang akan datang. 

Setelah acara dilanjutkan sesi foto bersama antara warga pedukuhan Manukan dan anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Jumiran, SE dan anggota DPRD Provinsi Yogyakarta Slamet, SPd, MM yang saat ini maju kembali,di halaman rumah joglo milik wasirin tempat acara digelar.(wawan)  

Open this in UX Builder to add and edit content