Bersepeda, Membugarkan Tubuh sekaligus Memperkenalkan Destinasi Wisata Sektor Utara.

Nglipar, Suaragunungkidul.com-Dalam rangka memperkenalkan destinasi wisata sektor utara, komunitas bersepeda yang diberi nama “Nglipar Mempeng Medal Pit” (Nglempit) menggelar acara bersepeda Minggu (03/02). Bersepeda selain membugarkan tubuh juga sekaligus bisa menikmati keindahan alam yang menantang disepanjang perjalanan.

Dimulai dari pukul 07.00 WIB dari Bejiharjo, Karangmojo komunitas Nglempit yang mengundang pecinta bersepeda di Gunungkidul ini menuju ke arah Nglipar, tepatnya di Destinasi wisata baru di daerah Padukuhan Klayar, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar.

Sebelum sampai ke Destinasi Wisata Klayar yang menawarkan wisata Susur Sungai Oyo (Rafting/Tubing), Perahu tradisional, Berkuda, dan Kuliner ini, para peserta dalam perjalanan harus melewati tengah hutan (Baon) Perhutani dengan jalan yang terjal dan menantang.

“Namun sangat mengasyikan, karena bisa menikmati keindahan alam sepanjang perjalanan,” ujar Hendri, peserta yang sengaja datang dari Tangerang Banten.

Lebih lanjut, Ia sebagai perantau menilai, penghobi bersepeda ini mempunyai potensi besar untuk mempromosikan wisata alam di wilayah sektor utara. Setelah wisata pantai Gunungkidul fokusnya ke wisata alam, salah satunya dengan cara bersepeda.

Menurutnya, pecinta bersepeda ini tidak hanya kalangan bawah, namun sampai menyentuh kalangan atas pun menyukai. Jika komunitas pencinta bersepeda ini tahu kalau track di Kecamatan Nglipar ini hebat dan menantang tidak menutup kemungkinan dengan berawal dari komunitas Nglempit bisa punya potensi besar memajukan wisata di sektor utara.

“Desa Kedungpoh ada Klayar dan Watu Gede, Pilangrejo ada Embung Sriten, Pengkol ada Song Putri, Gunung Genter dan Keruk, ini sangat menantang sekali, saya yakin kalau digarap bersama-sama akan menjadi potensi wisata alam yang luar biasa,” pungkasnya.

Sementara ditempat yang sama, Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kabupaten Gunungkidul, Agus Mantara mengungkapkan, langkah ini dinilai dapat memberikan dua manfaat, selain tubuh sehat, juga sekaligus mempromosikan destinasi wisata dan budaya.

Agus juga menerangkan, program ISSI salah satunya membentuk atlet bersepeda dan membugarkan masyarakat dengan olahraga bersepeda sekaligus memperkenalkan obyek wisata yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

Oleh karena itu menurutnya, langkah ini perlu ditindaklanjuti dengan serius, karena anggota fun clup yang sudah eksis di Gunungkidul ada 20 clup yang jumlah anggotanya ribuan orang.

“Jadi clup bersepeda ini sangat potensial untuk ikut memperkenalkan obyek-obyek wisata yang ada di sektor utara,” tutupnya.

Kegiatan bersepeda yang digagas oleh Sidig Hery S, dan Hendriyanto sebagai pemerhati Gerakan Masyarakat GOWES ini selain diikuti komunitas Nglempit juga diikuti peserta dari pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul.

(Joko)