Senja Romantis di Watugupit Purwosari,Gunungkidul.

Purwosari,Suaragunungkidul.com – Matahari tenggelam dengan perlahan. Mendung yang tadinya menutup, terkuak perlahan. Membuat hamparan pemandangan di sebelah barat daya Kabupaten Gunungkidul ini terasa begitu romantis. Puluhan pasangan muda yang duduk di sekitar pinggir bukit paralayang ini pun menambah suasana romantisme senja di Watugupit. 

Apa itu Watugupit? Watugupit adalah sebuah nama dusun yang berada di pojok barat daya Gunungkidul. Bertempat di Desa Giricahyo Kecamatan Purwosari. Dulu, hamparan paving block ini sebenarnya merupakan lokasi titik awal terbang para penggemar olahraga paralayang. Saat ini menjadi lebih viral di media sosial sebagai obyek wisata.

Pak Sugeng, salah seorang perintis di lokasi wisata ini bercerita, bahwa sejak 1988-an, lokasi ini sudah dijadikan titik awal terbang kegiatan paralayang. Itulah mengapa, disebut sebagai obyek “Watugupit Paralayang”. Barulah sejak Tahun 2016, tempat ini dibangun secara simultan oleh Dinas Pariwisata DIY dan Dinas Perhubungan DIY serta Dinas Pariwisata dan Dinas PUPRKP Kabupaten Gunungkidul sehingga cukup memadai sebagai tempat wisata. Mulai dari musholla, air bersih dan sanitasi, halaman parkir, sampai dengan cafe mini ada di sini. Hamparan paving block yang ada sekarang ini pun merupakan buah karya insan Kabupaten yang bekerjasama dengan masyarakat setempat yang tergabung dalam Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) ” Giricahyo Manunggal”.

“Siapa menyangka, bahwa saat ini akan menjadi obyek seramai ini. Dulu padahal cuma jalan setapak menuju gua Langsih.” tutur Mbah Maryati. Perempuan sepuh perintis usaha dagang di obyek wisata ini pun menceritakan bahwa di hari biasa pun pengunjungnya luar biasa ramainya. Menurut Mbah Maryati,  tempat ini makin ramai lagi semenjak diperbaiki aksesibiltas jalannya pada akhir Tahun 2018. “Omset penjualan pun meningkat, termasuk pendapatan parkirnya,” tambah Pak Sugeng.

Ruas jalan Girijati-Gupit memang merupakan jalan kabupaten. Dan pada bulan Desember Tahun 2018 lalu, menjadi salah satu ruas yang dilakukan perbaikan. Sehingga tidak heran ketika tingkat kunjungan pun meningkat di awal Tahun 2019 ini. Dengan panjang ruas sekitar hampir 2Km, pekerjaan jalan ini termasuk yang tidak mendapatkan kendala berarti. Ruas jalan ini pun pada awal Tahun 2019 ini masih dalam masa pemeliharaan.(wawan)