Lions Club Puspita Mataram Bantu Puluhan Ribu Tanaman Buah untuk Dukung Pengrajin Batik.

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Lions club Puspita Mataram yang berkedudukan di Yogyakarta menyelenggarakan bakti sosial (Baksos) di Gunungkidul dengan memberikan 10.000 tanaman buah sebagai pendukung pengrajin batik di Gunungkidul. Pemberian tanaman buah pewarna alam, dipusatkan di Bangsal Sewoko Projo, Senin (11/02).

Drs Azis Saleh, Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Gunungkidul, menjelaskan, penanaman telah dimulai pada tanggal 28 Desember 2018 dengan penyerahan 1500 Pohon warna alam di Desa Tegalrejo Gedangsari Kabupaten Gunungkidul.

Pada hari ini, Senin (11/02) kembali menyerahkan 10.000 bibit Pohon Wama Alam kepada Pemkab Gunungkidul yang diterima langsung oleh beberapa kelompok tani.

Tanaman Pohon warna alam, lanjut dia, diharapkan akan dapat menjadi tanaman wisata dan dapat mendukung adanya kerajinan batik di Kabupaten Gunungkidul.

Berdasarkan pemetaan lokasi diusulkan sebagai berikut:
Desa Mertelu dan Ngalang Kecamatan Gedangsari; Desa Tancep Kecamatan Ngawen,
Desa Pilangrejo Kecamatan Nglipar;
Desa Putat Kecamatan Patuk.

“Adapun jenis Tanaman yang dibagikan, Mangga, Jambu, Nangka, Manggis; Durian; Buah Naga dan lndogoera,” terang Azis.

Azis juga menjelaskan, usulan jumlah bibit tanaman pewama alam berjumlah 10.000 bibit pohon, antara lain Mangga untuk pewama batik agak abu-abu : 1.000 balang.
Jambu untuk pewama batik agak abu-abu: 1.900 batang, Nangka untuk pewarna batik kuning: 1.400 batang, Manggis untuk pewama batik merah: 2.800 batang, Durian untuk pewama batik coklat : 1.500 batang, Buah Naga untuk pewarna batik merah : 1.200 batang dan Indogofera untuk pewama batik biru : 200 batang.

Ditambahkan Azis, pembagian Lokasi bhakti sosial penanaman bibit pohon pewama alam berdasarkan basil koordinasi penyiapan lahan dan swadaya pemeliharaan pasca penanaman sebagai berikut, Kelompok Karya Bhakti, Bubung Desa Putat Kecamatan Patuk. Kelompok Sedyo Dadi. Karang Desa Ngalang Kecamalan Gedangsari. Kelompok Ngupoyo Bogo. Guyangan Lor Desa Mertelu Kecamatan Gedangsari Kelompok Amrih Subur, Desa Pilangrejo Kecamatan Nglipar dan Kelompok Ngudi Makmur, Wonongso, Desa Tancep Kecamatan Ngawen.

“Dalam penanaman tanaman buah ini ada dua manfaat, selain bisa menghasilkan buah, juga sebagai pewarna alam pengrajin batik di Gunungkidul,” pungkasnya.

(Joko)