Tanpa Pemberitahuan, Warga Mengeluhkan Matinya Air PDAM.

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Warga Kepek dan Jeruksari, Kecamatan Wonosari mengeluhkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) karena air PAM yang selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mati mendadak tanpa pemberitahuan. Kejadian ini dialami warga Kepek dan Jeruksari sejak Rabu pagi (13/02) sekitar pukul 08.00 WIB.

Terlebih terhadap pedagang disekitar Taman Kuliner dan sekitar jalan Wonosari Nglipar, mereka mengeluh karena sudah biasa mengandalkan air PAM.

Sumarno, pedagang Nasi Padang yang berjualan ditepi jalan, utara taman kuliner juga mengeluhkan matinya air PAM tanpa pemberitahuan.

“Ya repot kalau seperti ini, karena air sangat dibutuhkan, kalau ada pemberitahuan sebelumnya, kita usaha untuk menyediakan air,” keluhnya, Rabu siang, (13/02).

Sementara itu, pihak PDAM melalui Kabag Umum, Sidiq Haryanto, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya air PAM yang tidak mengalir lantaran ada pemutusan sambungan pipa air yang bocor.

“Sementara jalur pipa air kita putus terlebih dulu, karena ada pipa 8″ yang bocor tergencet akar pohon,” ujarnya, Rabu Siang (13/02).

Posisi pipa yang bocor, lanjut dia, di jalan Kesatrian, tepatnya dekat Rumah Bersalin Amallia.

Diakui, dampak dari perbaikan pipa tersebut, dua wilayah Jeruksari dan sebagian Kepek, Kecamatan Wonosari air PAM mati.

“Kita terjunkan beberapa personil untuk memotong dan menyambung pipa yang bocor tadi, diharapkan hari ini bisa selesai,” pungkasnya.

(Joko)