Akhirnya Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Dicoret dari Daftar Caleg Tetap.

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Buntut vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Sleman dengan hukuman percobaan lantaran memakai mobil dinas saat menghadiri kampanye Capres Prabowo Subiyanto terhadap politikus Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Ngadiono,SE berbuntut panjang,Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Gunungkidul akhirnya mencoret Nama Ngadiono dari Daftar pencalegkan itu artinya Ngadiono tidak dapat mengikuti tahapan pemilihan umum April 2019 yang akan datang.

Pencoretan Ngadiono menurut ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani berdasarkan putusan rapat pleno KPU yang di gelar Rabu,20/02/2019 dan mengacu pada UU no 7 Pasal 485 SE 31 KPU RI terkait pembatalan calon legislatif yang tersangkut kasus pidana pemilu,putusan ini memang khusus mengatur caleg yang tersandung perkara pemilu.

“Ini memang khusus untuk pidana pemilu apabila pidana umum memang tidak dicoret, Tapi bila pidana pemilu bisa sampai di coret,” Ujar Ruslan Hani.

Ketua KPU melanjutkan bila surat keputusan terkait pencoretan nama yang bersangkutan sudah diserahkan,walau sudah dicoret namun Ngadiono masih bisa menempuh proses lanjutan berupa pengajuan ke Bandan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ).

“Surat ini dikeluarkan agar pak Ngadiono bisa segera mendapat status pasti sehingga keputusan tidak menggantung,dan keputusan ini bukan keputusan KPU Gunungkidul melainkan amanat UU,” lanjutnya.

Terkait posisi caleg yang kosong pasca pencoretan Ahmad Ruslan Hani menjelaskan bahwa tidak bisa diganti karena yang bersangkutan sudah masuk daftar caleg tetap.

“Untuk posisi yang kosong tidak bisa diganti karena yang bersangkutan sudah masuk daftar caleg tetap,”tutupnya.

Terpisah Ngadiono saat di mintai pendapatnya atas pencoretan namanya sebagai caleg secara tegas bahwa KPU Gunungkidul tidak adil terhadapnya karena menurutnya kasus yang sama yang dialami caleg Bantul dan Sukoharjo Jawa Tengah tidak sampai ada pencoretan hanya adminisi.

“KPU ga adil dengan keputusan pencoretan nama saya karena ada caleg di Bantul dan Sukoharjo Jawa Tengah tidak sampai seperti ini dan hanya sanksi administrasi,”Terangnya.

Ketua DPC Gerindra Gunungkidul bakal mengambil langkah hukum terkait pencoretan namanya,dirinya sedang berkonsultasi dengan penasehat hukumnya untuk menentukan langkah selanjutnya termasuk menggugat KPU.

“Yang pasti kita akan koordinasi dengan DPP Gerindra terlebih dulu,”Pungkasnya.(wawan)