Cara Membuat Manggleng ( krecek ) Makanan Dari Singkong Asli Gunungkidul

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Gunungkidul tidak hanya kaya akan tempat wisata namun juga kaya akan budaya dan juga wisata kulinernya. Seperti salah satunya adalah manggleng ( sebutan di daerah Gunungkidul bagian selatan krecek) dan masih banyak sebutan- sebutan di berbagai tempat berbeda. Kalau di daerahmu namanya apa?


Manggleng ini terbuat dari singkong yang di olah dengan sedemikian rupa hingga menjadi seperti keripik dari singkong. Bumbunya yang khas membuat makanan ini cocok untuk di buat camilan bersama teh. Manggleng ini biasanya di goreng setelah kering dan rasanya renyah dan gurih.


Cara pembuatan manggleng ini cukup mudah,

Bahan yang perlu di persiapkan
– singkong secukupnya (pilih Singkong yang jika di rebus akan empuk)
– tumbar
– penyedap rasa
– bawang putih
– garam
– gula pasir ( jika di perlukan atau ingin menambah rasa pada manggleng

Caranya :
Kupas singkong lalu bersihkan dan potong-potong kira-kira 5-6cm setelah itu rebus lah singkong hingga matang tapi ingat jangan terlalu empuk ketika dalam perebusan. Setelah itu dinginkan selama beberapa menit lalu singkong tersebut iris tipis-tipis sesuai selera anda. setelah itu rendam dalam air hingga 3 hari dan setiap hari harus di ganti air. tujuan perendaman ini supaya manggleng ini ketika di goreng menjadi renyah. setelah intu haluskan bumbu di atas dan campurkanlah pada manggleng yang sudah di iris tipis kemudian kukus kembali hingga bumbu meresap dan jemurlah hingga kering. Setelah di pastikan kering siap untuk goreng dan siap untuk di sajikan.


Manggleng ini bertahan bisa mencapai 6 bulan dalam kondisi kering dan tentunya harus di lakukan penyimpanan di tempat yang kering.

Manggleng ini menjadi makanan khas Gunungkidul karena di Gunungkidul sendiri menjadi salah satu produsen singkong yang lumayan banyak. Panen singkong sendiri di Gunungkidul hanya di lakukan satu tahun sekali ketika musim panas atau kemarau. Sehingga kalau ingin menjumpai makanan khas Gunungkidul ini haruslah pada musim kemarau.(wawan)