Angkringan Pojok Desa SKDGK di Gubuk Gedhe Ngalang Para Kades Mendapat Tambahan Infornasi

Gedangsari,Suaragunungkidul.com – Angkringan Pojok Desa yang digagas oleh Solidaritas Kepala Desa se-Gunungkidul ( SKDGK ) mengadakan pertemuan rutin di Kecamatan Gedangsari tepatnya Reas Area Gubuk Gedhe milik penerintah Desa Ngalang,26/02/2019,acara rutin yang sudah menjadi agenda SKDGK kali ini menghadirkan pejabat penting dari Forkompimda Gunungkidul.


Pejabat atau perwakilan pejabat yang hadir dalam agenda rutin SKDGK bulan ke 2 ini diantaranya dari Kajari Wonosari,Kapolres Gunungkidul,Ekspetorat dan DP3AKBPMD,sementara untuk Forkompimca Gedangsari lengkap tampak duduk di meja kehormatan ada Camat Gedangsari,Kapolsek dan Danpos Gedangsari.


Kegiatan yang lebih menedepankan tanya jawab antara kepala desa dan Forkompimda terkait berbagai hal terutana masalah hukum dan peraturan diharapkan mampu menambah ilmu dan wawasan kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan di masing – masing desa seluruh Gunungkidul,hal itu diungkapkan Ketua SKDGK Sutiyono saat menyampaikan sambutan pembuka Angkringan Pojok Desa.


“Tujuan utama dibentuknya SKDGK adalah untuk menyamakan visi kepala desa dan bagaimana kepala desa itu bisa bertambah wawasan dan mengerti secara gamblang peraturan sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan di desa tidak ragu dalam menentukan kebijakan,” Harap Sutiyono


Banyaknya narasumber yang hadir tentu memudahkan kepala desa untuk menyampaikan pertanyaan dari masalah peraturan sampai masalah hukum sehingga kepala desa tidak perlu lagi menunggu program pemkab untuk berdiskusi dengan Forkompimda Gunungkidul.


Kapolres Gunungkidul yang diwakili oleh Kasatreskrim AKP. Rico Sanjaya,SIK saat menjawab pertanyaan dari salah satu Kades lebih mengarahkan agar Kades lebih aktif berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas jangam sampai ada persoalan di desa Bhabinkamtibmas tidak mengetahui.


“Saya berharao kepada Kepala Desa se-Gunungkidul lebih aktif komunikasi Bhabinkamtibmas jangan sampai ada masalah Bhabin tidak tau saat saya tanya,selain itu bila ada permasalahan tidak langsung ke Polres akan tetapi diselesaikan terlebih dahulu di desa,”Pintanya.


Sementara Kajari Wonosari Asnawi Mukti,SH,MH meminta para kades untuk berhati – hati mentransfer uang kepada dirinya,menurut Kajari dirinya tidak pernah meminta apapun kepada kepala desa yang sedang bermasalah juga tidak pernah menyuruh orang untuk menghubungi siapapun untuk meminta sejumlah uang.


“Saya tidak akan menyebut oknum semoga ada di sini,para kades harus berhati – hati mentransfer sejumlah uang ke rekening saya terkait permasalahan yang menyeret kades,dan juga saya tidak menyuruh siapapun untuk lakukan hal itu,jadi mohon berhati – hati,”Pinta Kajari.


Banyak informasi penting yang bisa didapat Kades ketika bersedia menghadiri Angkringan Pojok Desa yang digagas oleh SKDGK sehingga sebelum para kades terlalu jauh keluar rel saat menjalankan program – program desa bisa di konsultasikan dengan pihak terkait saat berdikusi dalam Angkringan Pojok Desa.


“Mohon kepada teman – teman kepala desa untuk bisa menyampaikan kepada kepala desa yang lain untuk terus hadir di kegiatan Angkringan Pojok Desa agar bila ada kades yang bermasalah saat menjalankan program desa bisa dudiskusikan bersama di sini,”Pungkas Sutiyono.(wawan)