Didanai Diskominfo DIY 144 Desa Gunungkidul Bakal di Jangkau Internet.

Playen,Suaragunungkidul.com  –  Kemajuan teknologi informasi yang berkembang dewasa ini telah merambah semua sektor kehidupan demikian pula dalam penyelenggaraan pemerintahan yang dilaksanakan di Kabupaten Gunungkidul. Pemanfaatan kemajuan teknologi informasi juga diimplementasikan oleh jajaran pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam pelaksanaan layanan kepada masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya aplikasi-aplikasi yang mendukung pelayanan pemerintah kepada masyarakat termasuk stakeholder.

Demikian salah satu poin materi yang disampaikan oleh Kelik Yuniantoro, Kepala Bidang Layanan Informatika Dinas Kominfo pada saat menjadi pemateri pada acara Forum Gabungan Perangkat Daerah sebagai tindak lanjut Musrenbang Kecamatan 2020, yang digelar Senin (25/2) di Ruang Rapat Lantai 3 Dinas Lingkungan Hidup, Siyono, Playen.

Ditambahkan Kelik bahwa anggaran Dinas Komunikasi dan Informatika sekitar hampir 3,5 milyar tersedot untuk biayan belanja bandwith, hal tersebut perlu mendapatkan perhatian bersama karena belanja bandwith di seluruh OPD, sampai dengan Puskesmas, Puskeswan Balai Penyuluh Pertanian dan Korwil Pendidikan.

“ Sementara untuk desa yang ada di Kabupaten Gunungkidul, bandwith akan dibiayai dari anggaran Danais melalui Dinas Kominfo DIY, sehingga internet dapat menjangkau 144 desa yang ada di Kabupaten Gunungkidul “.kata Kelik Yuniantoro.

Program lain yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo yaitu pendampingan pemanfaatan sertifikat elektronik pada OPD-OPD yang telah memiliki aplikasi atau sistem elektronik yang dapat diimplementasikan untuk pengamanan dokumen, data dan informasi.

Terkait desiminasi informasi, Kelik mengharapkan agar perangkat daerah dapat mengoptimalkan pemanfaatan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Swara Dhaksinarga FM yang saat ini menjadi tanggungjawab Dinas Kominfo. “ OPD dapat memanfaatkan siaran di LPPL dengan mengajukan permohonan untuk dasar penjadwalan pelaksanaan siarannya, belum dipungut biaya alias gratis “. Tegasnya.

Forum gabungan perangkat daerah ini membahas urusan pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan pemukiman, perhubungan, lingkungan hiduk, penanggulangan bencana, komunikasi dan informatika, persandian dan statistik, dihadiri Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Petaru, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPBD, perwakilan OPD dan LSM serta tokoh masyarakat.(wawan)

Open this in UX Builder to add and edit content