Kabupaten Gunungkidul Menuju Kabupaten Layak Anak 2019

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gunungkidul melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak menyelenggarakan Rapat Koordinasi kabupaten Layak Anak tahun 2019 selasa,19/02.

Acara ini diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), LSM Pemerhati anak, Media massa, dan Dunia Usaha di Kabupaten Gunungkidul. Rapat dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs.Sudodo MM yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta, dr. RA Arida Oetami, M.Kes dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan desa Kabupaten Gunungkidul, Sujoko,S.Sos.M.Si dengan narasumber Nyadi Kasmorejo dari LSM Pemerhati Anak dan juga mentor bagi Kabupaten Gunungkidul.

Dalam sambutannya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs.Sudodo. MM, mengatakan bahwa penerintah daerah berkomitmen sangat kuat untuk mewujudkan kabupaten layak anak 2019.

”Bupati berkomitmen secara kuat untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak bagi Kabupaten Gunungkidul tahun 2019. Hal ini bisa terwujud dengan dukungan dari masyarakat dan semua pihak. Pemerintah Kabupaten mendorong agar dunia usaha, media massa, dan LSM bersama sama pemerintah mewujudkannya,” Jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta, dr. RA Arida Oetami, M.Kes menyatakan bahwa setiap penilaian anak merupakan obyek dan subyek sangat penting dalam pembangunan nasional.

”apresiasi dari Pemerintah DIY atas komitmen dan insiatif dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mewujudkan Kabupaten Gunungkidul sebagai Kabupaten Layak Anak. Ditambahkan bahwa sebutan Kabupaten Sehat, Kabupaten Peduli HAM, dll bisa ditumpukan pada Penghargaan Kabupaten Layak Anak dimana dalam setiap penilaian anak merupakan obyek dan subyek penting dalam pembangunan nasional,”punkasnya.

Acara rakor ini diakhiri dengan testimoni Nyadi Kasmorejo yang mendampingi Kabupaten Sleman hingga memperoleh predikat Kabupaten Layak Anak. (red/Fajar_PPPA

Open this in UX Builder to add and edit content