Ayah Bejat Yang Mencabuli Anak Tirinya Bakal Diganjar Minimal 5 Tahun dan Maksimal 15 Tahun Penjara

Wonosari,Suaragunungkidul.com – Oknum PNS yang bekerja di Kemenag Gunungkidul ini hanya bisa terdiam dan tertunduk lesu saat di bawa Press release oleh jajaran Polres Gunungkidul Senin 04/03/2019 di Makopolres Gunungkidul dirinya bersama dua orang lain yang melakukan kasus yang hampir sama hanya sesekali melempar pandanganya. Apa yang dilakukan oleh Sum warga Kecamatan Semin sangat biadab dan keji ia rela melakukan pencabulan terhadap anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah.

Wakapolres Gunungkidul Kompol Verena yang didampingi Kasatreskrim polres Gunungkidul AKP Rico Sanjaya,SIK, Kabag Humas Polres Gunungkidul IPTU Anang Prastawa dan Kanit KPAI Polres Gunungkidul dalam Press release mengatakan bahwa pelaku Bakal dijerat pasal tindak pidana pencabulan karena menurut keterangan Sum dirinya belum pernah melakukan persetubuhan dengan korban,walau begitu dirinya sudah melakukan beberapa waktu lamanya.

“Pengakuanya belum terjadi hubungan layaknya suami istri,hanya sebatas menggerangi tubuh korban,”terang Kompol Verena.

Sejak tahun 2016,pelaku melakukan pencabulan terhadap anak tirinya berawal dari keinginan pelaku mengetahui keperawananya,disaat rumah dalam kondisi sepi dan orang – orang dirumah tidak ada pelaku melampiaskan nafsu bejatnya.

“Sebelumnya pelaku mengatakan bahwa korban sakit dan pelaku mengaku akan mengobati dengan ritual ruqiah,”tambah Perwira menengah tersebut.

Verena menjelaskan,lamanya kasus tersebut muncul ke permukaan sebab tindakan itu dilakukan dilingkup keluarga,sehingga tetangga tidak mengetahui bahkan dimungkinkan takut untuk mencari tahu.

“Baru terungkap pada pertengahan tahun 2017 kemarin setelah korban mengalami depresi, memang biasanya kasus seperti ini terungkap ke permukaan setelah korbanya mengalami dampak yang sudah parah,”sambungnya

Kepada pelaku Kepolisian akan menjerat dengan dugaan tindak pidana perbuatan pencabulan terhadap anak sebagaimana di maksud dalam pasal 82 UU RI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No.1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku diancam hukuman minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” tutup Verena.

Perlu diketahui bahwa korban menerima perlakuan dari Bapak bejat tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama ( SMP ). Perbuatan yang dilakukan pelaku sudah cukup lama sehingga membuat bunga sampai mengalami depresi,bahkan lantaran kondisinya korban harus mendapat pendampingan dari DP3AKBPMD Gunungkidul.(wawan)