Bermodal Janji Manis, Seorang gadis Diperdaya di Kandang Ayam

Wonosari, Suaragunungkidul.com-MM (22) seorang buruh warga Kelor Lor, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari bisa memperdayai seorang gadis AP (17) warga Semanu Gunungkidul. Bermodalkan rayuan gombal, MM berhasil merenggut kegadisan AP di kandang ayam, Kamis, 03/01/2019.

Wakapolres Gunungkidul, Kompol Verena Sri Wahyuningsih, SH, M.Hum, saat jumpa pers, Senin 04/03/2019, mengungkapkan, peristiwa pencabulan dan persetubuhan itu terjadi ketika korban bersama teman-temannya ke Pantai Watu Kodok untuk merayakan malam tahun baru selama beberapa hari.

“Pada hari Kamis 03/01/2019, lanjut Verena, korban diajak ke Kandang Ayam dekat Pantai Drini, Kecamatan Tanjungsari, dengan alasan untuk istirahat,” ungkapnya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, di kandang ayam tersebut, MM mulai melancarkan aksinya. Dengan bermodalkan rayuan gombalnya, ia mengatakan mencintai AP (korban), dan berjanji akan menikahi akhirnya terjadilah antara MM dan AP melakukan hubungan layaknya suami istri.

Karena sudah beberapa hari tidak pulang, MM ketika mengantarkan korban pulang langsung diamankan warga dan di bawa ke pihak kepolisian.

Orang tua korban tidak terima dengan kelakuan MM terhadap anaknya, akhirnya melaporkan kejadian pencabulan dan persetubuhan itu ke Polres Gunungkidul.

Tersangka dijerat pasal 81 Ayat (1) Sub Pasal 81 Ayat (2), no Pasal 76d Sub Pasal 82 Ayat (1) jo Pasal 76e UURI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pengganti UURI No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” tegasnya.

Ditambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan, 1 unit SPM Yamaha Mio warna merah, kaos, celana dalam, Bra warna ungu (BH) dan celana panjang.

(Joko)

Open this in UX Builder to add and edit content