Dalam Rangka Mendukung Implementasi Smart City, Gunungkidul Siapkan Anggaran Puluhan Miliar

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Setelah Kabupaten Gunungkidul ditetapkan masuk dalam ‘Gerakan Menuju 100 Smart City 2019’ dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI, Pemerintah Daerah (Pemda) Gunungkidul menganggarkan 30 miliar.

Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos beberapa waktu yang lalu menyampaikan bahwa penetapan Kabupaten Gunungkidul lolos masuk ‘Gerakan Menuju 100 Smart City 2019’ berdasarkan hasil dari asesmen yang dilakukan di Jakarta.Sehingga Kabupaten Gunungkidul akan menjadi daerah percontohan implementasi smart city.

Bupati juga menjelaskan, indikator penilaian Gunungkidul menjadi percontohan, karena berkat kerjasama dan komitmen semua OPD yang dipimpin kepala daerah untuk menjalankan program menuju 100 Smart City.

Selain itu, lanjutnya, indikator penilaiannya karena ketersediaan anggaran, kesiapan sumberdaya manusia, dan inovasi-inovasi kreatif yang dikembangkan.

Pengembangan inovasi ini berkaitan dengan smartgoverment, smart economy, smart environment, smart living, smart branding, dan smart society.

Bahkan, dari penilaian asesmenter terakhir Gunungkidul menempati peringkat 1, dari 25 bupati/wali kota seluruh Indonesia.

“Untuk program menuju smart city pemerintah menyiapkan anggaran Rp 30 miliar dalam rangka mendukung implementasi smart city di Kabupaten Gunungkidul,” terang Bupati.

Menurutnya, ini merupakan tantangan bagi jajaran pemerintah untuk terus meningkatkan sumberdaya manusia (SDM). Aparatur pemerintah wajib menguasai teknologi informasi agar tidak tertinggal dengan program program IT.

“Saya berharap, smart city mampu meningkatkan kinerja aparatur, memperlancar tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat sehingga setiap permasalahan yang timbul cepat teratasi,” tambahnya.

Ditahun 2019, Gunungkidul sudah mulai menuju modernisasi tata pemerintahan, pembangunan pelayanan kepada masyarakat.

“Yang mana Smart city telah dirintis atau dilakukan sejak tahun 2017,” pungkasnya.

(Joko)