Panen Raya Padi Gogo Mengger Nglipar, Hasilkan Hingga Puluhan Ton

Nglipar, Suaragunungkidul.com-Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian) bersama Bupati Gunungkidul, Hj. badingah, S, Sos melaksanakan panen raya padi gogo di lahan kering di kawasan Mengger, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, belum lama ini. Hasil ubinan produktivitas paling tinggi mencapai 7,3 ton per hektare dan varietas  Inpago 10,74 ton per hektare. Padi yang ditanam seluas 100 hektare dengan menerapkan teknologi Larikan Gogo (Largo) Super.

Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos., menyampaikan bahwa Balitbangtan sudah menerapkan teknologi dengan hasil mencapai hingga 50 persen.

“Saya berharap keberhasilan ini dapat dikembangkan di kecamatan lain oleh Kepala Dinas Pertanian sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh petani se- Kabupaten Gunungkidul, ” harap Bupati.

Diterangkan Bupati, Gunungkidul mempunyai beragam potensi perekonomian yang salah satunya bersumber dari sektor pertanian yang menjadi penyangga ekonomi masyarakat di samping pariwisata.

Ditempat yang sama, Dr. Priatna Sasmita yang mewakili Kepala Balitbangtan menjelaskan, Balitbangtan sudah menyediakan berbagai teknologi untuk meningkatkan produktivitas padi.

Salah satunya adalah teknologi Largo Super untuk lahan kering dapat meningkatkan produktivitas dari 4-5 ton per hektar menjadi 6-7,4 ton per hektarnya.

“Hasil ubinan produktivitas paling tinggi adalah varietas Inpago Unsoed yang mencapai 7,3 ton per hektare dan varietas  Inpago 10,74 ton per hektare” pungkasnya.

(Joko)