Embung Desa Kedungpoh Telan Anggaran Miliaran Rupiah segera Dibangun

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Direncanakan tahun 2019 ini akan dibangun embung baru yang akan dibangun di Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Embung Kedungpoh diperkirakan mencapai 4 milyar rupiah.

Embung merupakan salah satu bentuk tempat penampungan atau penyimpanan air hujan dan dinilai mampu menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.

Kepala Dinas PUPRKP Kabupaten Gunungkidul, Ir Edddy Praptono, M.Si menjelaskan, tercatat sudah ada sekitar puluhan embung dibangun di Kabupaten Gunungkidul.

“Rencananya tahun 2019 ini akan bertambah satu lagi embung baru yang akan dibangun di Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar,” ujar Edi, Rabu (13/03/2019).

Menurut Eddy, Perencanaan Embung Kedungpoh sudah dimulai pada tahun 2018 lalu. Penyusunan DED yang dibiayai melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) APBD DIY sudah dilakukan pembahasan dengan melibatkan perwakilan dari berbagai lembaga, baik instansi vertikal, perangkat daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul, kecamatan dan Pemerintah Desa Kedungpoh serta perwakilan masyarakat. 

“Diharapkan, pembangunan Embung Kedungpoh supaya bisa memenuhi kebutuhan air bagi kegiatan pertanian dan untuk kegiatan konservasi,” ungkapnya.

Di samping itu, lanjut dia, ada fungsi tambahan yang diharapkan, yaitu embung baru ini juga dapat untuk pengembangan kegiatan wisata. Sehingga perencanaan diarahkan pada kegiatan utama pembangunan kolam embung dengan luas ±1.252,19 m2; dan kegiatan tambahan berupa pembangunan dan penataan kawasan sekitar embung, seperti pembangunan akses jalan.

“Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan embung Kedungpoh diperkirakan mencapai 4 milyar rupiah,” imbuhnya.

Pendanaan berasal dari dua sumber, yaitu APBN melalui Balai Besar Wilayah Sungai untuk pembangunan bangunan utama embung/kolam, dan APBD DIY untuk pembangunan akses jalan dan prasarana pendukung lainnya.

“Saat ini, tahapan penyempurnaan dokumen perencanaan masih dilakukan. Kita masih menanti embung baru ini segera terealisasi,” pungkasnya.

(Joko)