PPDI Ber-audiensi dengan Bupati, Berharap dapat Bantuan dari Pemda

Wonosari, Suaragunungkidul.com-Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Gunungkidul beraudensi dengan Bupati Gunungkidul, yang diwakili Kepala Dinas Sosial, Dra Siwi Iriyanti, M.Si dan Kabag Kesra Azis Saleh di ruang rapat Bupati, Kamis, 14/03/2019. PPDI berharap bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah melalui APBD Kabupaten Gunungkidul.

Untung Subagyo, Ketua PPDI Kabupaten Gunungkidul menuturkan, dengan bantuan yang nanti diberikan akan digunakan untuk kepentingan organisasi dibawah naungan PPDI.
Sehingga kaum disabilitas pemberdayaannya akan berjalan lebih baik.

“Supaya bisa hidup, berjalan seperti organisasi yang lain, mempunyai sekretariat, komputer, papan nama dan sebagainya,” ujarnya.

Diakuinya, berdasarkan data, kaum disabilitas di Gunungkidul berjumlah 12.000 lebih. Namun sampai saat ini belum terdata lagi secara rinci. Oleh karenanya, ia berharap ada bantuan dari pemerintah melalui APBD supaya bisa mendata secara keseluruhan kaum disabilitas di seluruh Gunungkidul.

Ditambahkan, selama ini memang sudah ada bantuan dari Pemda lewat Dinas Sosial, melalui pelatihan-pelatihan.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial, Dra Siwi Iriyanti M.Si menanggapi dengan baik audiensi yang dilakukan oleh PPDI.

Pihaknya berjanji akan mengakomodir permintaan PPDI dengan menggadeng OPD terkait yang sesuai dengan yang diajukan.

“Namun tentu organisasi ini harus memenuhi syarat-syaratnya terlebih dahulu, salah satunya harus berbadan hukum,” jelas Siwi.

Untuk kepentingan pemberdayaan ekonomi, bukan saja dari Dinas Sosial, namun bisa juga dari OPD yang lain.

“Seperti Dinas Perdagangan, Koperasi, Pertanian dalam arti luas, karena sebenarnya mereka juga kepingin punya aktivitas di bidang-bidang tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Gunungkidul, Azis Saleh mengapresiasi semangat kaum disabilitas di Kabupaten Gunungkidul.

Diterangkan Azis, apa yang disampaikan oleh PPDI akan ditindak lanjuti dan akan diberikan kesempatan yang sama dengan warga biasa.

Selama ini, menurut Azis, Pemerintah Daerah sudah berusaha memperhatikan dan membantu kebutuhan disabilitas yang dibutuhkan.

“Walaupun belum bisa menyentuh kesemuanya, karena kemampuan Pemerintah Daerah,” ucapnya.

(Joko)