PPS Garuda Saka dan Cakra Kembang adakan Seminar, Perkenalkan Distinasi Wisata di Gunungkidul

Gedangsari, Suaragunungkidul.com-Perguruan Pencak Silat (PPS) Garuda Saka Jakarta bekerjasama dengan PPS Cakra Kembang Gunungkidul mengadakan seminar pembekalan Seni Pencak Silat di Gunungkidul, tempat di Padukuhan Kemengan, Desa Nglegi, Kecamatan Patuk, Jumat, 16/03/2019. Bertujuan selain memperkenalkan seni beladiri pencak silat juga mempromosikan distinasi wisata Gunungkidul kepada dunia luar.

Marwan Riyandi, pendiri PPA Garuda Saka Jakarta mengungkapkan, diadakan seminar ini untuk memperkenalkan seni beladiri pencak silat ke pelosok-pelosok.

Selain itu, juga sekaligus mempromosikan destinasi wisata di Gunungkidul di dunia luar, khususnya melalui komunitasnya para pecinta seni beladiri pencak silat.

Karena menurutnya, komunitas pecinta pencak silat ini selain dari berbagai daerah di Indonesia juga ada yang dari luar negeri.

Dengan harapan diadakan seminar pertama di Gunungkidul ini akan membuka wacana tentang Gunungkidul tentang potensi alam dan wisatannya.

“Selain seminar juga sekaligus membantu mempromosikan wisata yang ada di dusun-dusun yang belum terekspos keluar,” ujar putra asli Gunungkidul ini, Sabtu sore, (16/03/2019).

Sehingga kedepannya tidak hanya akan diadakan seminar, tetapi sudah akan diadakan event. Ditahun 2020 dia punya harapan akan mengadakan event yang lebih besar lagi, dengan mendatangkan pesilat-pesilat dari berbagai daerah termasuk dari luar negeri.

Sehingga Gunungkidul akan lebih dikenal dari berbagai kalangan khususnya dari komunitas pecinta pencak silat.

Ia menambahkan, pada saat seminar kali ini diikuti dari Jakarta, Bandung, Sukabumi, Purwokerto, Wonosobo dan Wonogiri. Walaupun hujan yang tiada henti namun para peserta cukup antusias untuk mengikuti tahapan-tahapan acara.

Ia berharap kedepannya agar ada bantuan dan dorongan dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terkhusus dari dinas terkait.

“Yang jelas selain mengangkat prestasi pencak silat di Gunungkidul, juga ikut membantu memperkenalkan wisatanya,” pungkasnya.

Sementara itu, Bambang Widodo, SH, pendiri PPS Cakra Kembang di Gunungkidul berharap, acara seperti ini bisa berkelanjutan.

Ia mendukung acara seminar yang baru pertama kali diadakan, apalagi PPS Cakra Kembang yang baru berusia 4 tahun ini juga sudah merintis seni beladiri pencak silat supaya berkembang di Gunungkidul.

“Pernah kita juga mengadakan sebuah event yang diikuti dari berbagai perguruan pencak silat dari Jateng dan DIY,” ungkapnya.

Tujuan jangka panjangnya juga untuk mempromosikan wisata di Gunungkidul.

“Seni bela diri pencak silat juga termasuk seni dan budaya yang perlu dilestarikan,” akhirnya.

Ditempat yang sama, Novia Listiani, peserta seminar merasa senang dengan diadakannya seminar dan pembekalan pencak silat ini.

“Dengan seminar kita bisa tahu cara melindungi diri, bagaimana cara kuncian, bantingan dan sebagainya,” ucapnya.

Ia berharap acara ini tidak hanya sampai disini saja, namun bisa berkelanjutan.

Sementara itu, Deni, peserta dari Sukabumi merasa terkesan tentang Gunungkidul.

“Pemandangan dan wisatanya cukup bagus, kemudian setelah mengikuti seminar pesertanya juga cukup antusias,” ungkapnya.

Dengan semakin sering diadakan acara seperti ini, ia berharap Gunungkidul wisata dan budayanya akan semakin maju.

(Joko)