Polisi Dikerahkan untuk Menangani Warga yang Membabi Buta Menembaki dengan Senapan Angin

Saptosari, Suaragunungkidul.com-Sedikitnya 6 Polisi dikerahkan untuk menaygani Agus, warga Dusun Temanggung, Desa Jetis, Kecamatan Saptosari yang mengamuk membabi buta menembaki warga dan orang tuanya dengan menggunakan senapan angin, Rabu, 10/04/2019. Tidak korban dalam peristiwa tersebut, namun warga sempat panik dengan adanya peristiwa itu.

Kapolsek Saptosari, AKP Wijayadi, SH, menjelaskan, Agus, yang diduga penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengamuk sekitar pukul 21.30 WIB.

Dicerikan Kapolsek, berawal pada hari Rabu, 10 April 2019 pukul 20.30 WIB Bhabinkamtibmas Desa Jetis mendapat laporan dari warga berkaitan adanya warga ODGJ yang mengamuk dan mengancam warga serta orang tuanya yang berusaha untuk menenangkan.

“Agus dengan menggunakan senapan angin menembaki secara membabi buta kepada warga dan orang tuanya,” ungkap Kapolsek, Kamis pagi, 11/04/2019.

Karena dirasa sangat membahayakan warga, kemudian Bhabinkamtibmas yang bertugas meminta bantuan ke petugas yang piket di Polsek Saptosari.

Tidak selang lama 6 petugas diterjunkan untuk membantu menangani Agus yang sedang mengamuk.

Akhirnya dengan berbagai upaya yang dilakukan petugas, walupun sempat ada perlawanan dari Agus, namun bisa diantisipasi dan sekitar pukul 21.30 WIB Bhabinkamtibmas dan petugas Piket Polsek Saptosari berhasil meng-evakuasi ODGJ tersebut.

“Beruntungnya tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun warga sempat panik dalam peristiwa itu,” tambahnya.

Kemudian atas kesepakatan warga dan pihak keluarga penyandang ODGJ itu dibawa ke RSJ Grhasia ,Pakem, Sleman.

“Saat ini Agus sudah dalam perawatan RSJ Grhasia, Pakem, Sleman,” pungkasnya.

(Joko)

Open this in UX Builder to add and edit content