Rudi Cipto Hartono, Ikuti Lomba Penilaian Petani Berprestasi Tingkat Propinsi DIY

Ponjong, Suaragunungkidul.com-Petani asal Ponjong, Rudi Cipto Hartono mewakili Kabupaten Gunungkidul, dalam lomba penilaian petani berprestasi tingkat Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu, 10/04/2019.

Petani asal Dusun Gedaren II, Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong ini dinilai cukup berhasil dan dinilai berprestasi dalam olah pertanian. Sehingga oleh Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Gunungkidul Rudi Cipto Hartono berhak mewakili Gunungkidul maju ke tingkat propinsi DIY.

Tim penilaian lomba dipusatkan di area pertanian milik Rudi Cipto Hartono, Dusun Gedaren II, Desa Subergiri, Ponjong.

Kepala Desa Sumbergiri, Suharjono menyampaikan, majunya Rudi Cipto Hartono ke tingkat Propinsi DIY, berdasarkan dengan piagam penghargaan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, nomor 13/ KPTS/ BP / XII/ 2018 pada tanggal 3 desember 2018.

“Dalam piagam tersebut telah menilai Bapak Rudi Cipta Hartono Juara 1, petani berprestasi tingkat Kabupaten Gunungkidul, sehingga di ajukan lomba petani berprestasi ke tingkat Propinsi DIY,” tutur Suharjono, Jumat, 12/04/2019.

Suharjono juga menerangkan, tanaman yang diunggulkan dalam penilaian lomba diantaranya, tanaman pepaya jenis Kalifornia berjumlah sekitar 400 batang, kemudian cabai seluas setengah hektar.

Selain itu, lanjut dia, ada tanaman pendukung berupa tanaman keras, seperti tanaman jeruk, jambu dan mangga. Untuk jangka panjang juga ada tanaman pohon Gaharu sekitar 40 batang.

“Saya sangat mengapresiasi, karena adanya peralihan, yang tadinya hanya petani monoton, sekarang sudah bisa mengembangkan menjadi petani yang produktif, yang setiap saat bisa memanen hasil pertaniannya,” ujarnya.

Ia mencontohkan, satu batang pohon pepaya bisa menghasilkan 150 gram per batangnya. Berdasarkan kalkulasi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, dalam satu tahun bisa menghasilkan Rp 15 juta per batang.

Sementara tanaman cabai rawit, menurut Suharjono, setiap tiga hari sekali bisa memanen 15 Kg.

Itu belum tanaman yang lainya, seperti tanaman jahe, kangkung, bayam dan sebagainya.

“Ya saya berharap, usaha petani yang mandiri ini (Rudi Cipto Hartono) nanti bisa menjadi juara ditingkat propinsi dan bisa masuk tingkat Nasional,” harapnya.

(Joko)